<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084</id><updated>2011-11-23T15:41:12.470-08:00</updated><category term='Silat Article'/><category term='Video Koleksi'/><category term='Event - Flash Info'/><title type='text'>Jejak Kaki Lembah Lawe</title><subtitle type='html'>"Ikatan JIWA Lebih Kuat, Dibanding IKATAN Dengan Tali  Apapun, Selama JIWA Itu JUJUR, BAIK DAN BIJAKSANA"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-9115084059139643607</id><published>2009-04-22T10:56:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T10:57:19.259-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Liputan TV FRANCE</title><content type='html'>Laporn Kegiatan&lt;br /&gt;By silatindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu Jum’at 17 Aril 2009, waktu sudah lewat jam setengah delapan. Berdasarkan janji dari sms yang dikirim Bang Ochid dan Bang Ajad, hari ini kami harus berkumpul di gedung Hidro jam setegah sembilan untuk mengantarkan dua orang tamu Sahabat Silat dari sebuah stasiun televisi Perancis, Singh dan Lionel yang akan meliput maenpo Cikalong di tempat asalnya Cianjur. Begitu mepetnya waktu pagi itu dan karena takut ketinggalan kutelpon lebih dahulu kang Wiwit yang biasanya paling on-time untuk sekedar memberi kabar jangan sampai ditinggalkan jika terlambat barang sepuluh lima belas menit. Maklum jika dalam rombongan perjalanan yang menjadi “kepala suku” adalah bang Ajad, maka kawan yang satu ini akan dengan tegaan meninggalkan yang terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merapikan semua persiapan dan meminta “exit permit” ke sang istri tercinta, jam delapan pas dengan motor bebek dekil kesayangan yang mulai butut kupaksakan ngebut melibas jalan yang mulai agak lengang. Belum sampai dua kilo perjalanan dari rumah, ahhhh kameraku ketinggalan….dengan terpaksa dan dongkol ku kembali ke rumah. Waktu yang tinggal sedikit memaksa kembali menelpon kang Wiwit untuk setidaknya meminta atau sedikit merayu bang Ajad atau bang Ochid jika sampai aku tak sampai tepat waktu. Sepanjang perjalanan menuju ke Cawang, terlintas ingatan beberapa obrolan dengan kedua tamu kita dari Perancis tersebut. Setelah dua kali pertemuan dengan mereka baik di tempat latihan Beksi Tradisional Haji Hasbullah, di Kebagusan yang tak jauh dari rumahku atau di rumah guru Perguruan Gerak Saka bapak Muhammad Sani, jalan H.Jamhur II – Ciganjur mengenai pencak silat itu sendiri, keduanya selalu bilang bahwa orang Indonesia sangat ramah dan beruntung memiliki kakayaan seni bela diri yang begitu beragam dan unik. Kadang dalam pikiran ini juga sebenarnya antara takut dan khawatir jika penerimaan kita tak sebaik yang mereka bayangkan. Namun dengan beberapa kali pertemuan baik dari awal dengan Silek Harimau, Beksi Tradisional H. Hasbullah, Gerak Saka dan Golok Suliwa ternyata alhamdulillah semuanya selalu memberikan kejutan bagi mereka….Beruntung sepanjang jalan Lenteng Agung dan Pasar Minggu tidak terlalu padat, meski di beberapa perempatan jalan ada sedikit tersendat sehingga dengan motor bebek kesayanganku dapat dengan leluasa melenggang sampai di gedung Hidro-Cawang dengan keterlambatan waktu tak lebih dari tujuh menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kedua “kepala suku” untuk perjalanan ke Cianjur belum muncul, beruntung juga saat itu karena Cuma kang Wiwit yang baru hadir. Setelah telpon sana-sini baik ke Uda Alda maupun ke bang Ajad dan Bang Ochid akhirnya mobil yang akan digunakan ke Cianjur tampak!!!! wah … kedua kawan kita ini masih menggunakan seragam dinas instansinya…he he he, mungkin ini yang sering kita dengar antara kegilaan dan kecintaan pada pencak silat begitu tipis. Meski menertawakan segala tingkah dan cara “meminta izin” ke atasannya yang saya tahu itu sebenarnya bukan hal yang lucu, karena dari kedua penuturan baik bang Ochid maupun bang Ajad yang rela “mabur” cuma untuk mengantarkan tamu Sahabat Silat di hari kerja ini di dalam hati secara pribadi saya salut buat kedua kawan kita ini, ternyata pengorbanannya tak sebatas omong semata….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun meluncur ke arah UKI – Cawang untuk menjemput Singh dan Lionel di Padepokan Pencak Silat Indonesia yang mungkin telah lama menunggu. Kali ini yang membawa mobil adalah bang Ochid, entah antara bingung atau apa rute yang seharusnya lurus ke arah UKI malah berbelok arah kembali ke arah Cililitan….dan kita hanya tertawa ketika bang Ajad yang kita tahu kantornya di BKN rada sewot karena setelah “mabur” eh malah kembali mendekat ke kantornya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sembilan empat puluh tujuh menit kita berempat sampat di padepokan dan berlima menuju ke arah Cianjur. Kali ini yang membawa mobil adalah bang Ajad yang dengan seragam instansinya mirip supir taksi Citra (sorry bang…) namun begitu biasanya untuk mengejar waktu, abang kita yang satu ini memang mahir dalam kebut-kebutan sehingga tak hanya kita yang mengakui kelihaiannya tapi kedua tamu kita juga mengacungkan jempol untuk bang Ajad . Di kilo meter dua pulu empat tol Jagorawi arah ke Bogor , kita di beritahu untuk bertemu pak Eddie Marzuki Nalapraya di kediamannya di Cipayung oleh Uda Alda. Dan pak Haji Azis Asy’arie pun sedang dalam perjalanan menuju ke sana .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan yang banyak diisi obrolan ringan dan canda sehingga tak terasa kita sampai di kediaman pak Eddie sekitar jam sepuluh lima puluh lima .  Sambutan pak Eddie-pun tak kalah hangatnya dengan sambutan saudara-saudara dari berbagai perguruan, canda tawa, singkong goreng dan kopi hangat menjadi awal pembuka sambutan pak Eddie. Perkenalan, perbincangan seputar pencak silat juga obrolan yang berkaitan dengannya menjadi semakin seru, apalagi menurut Singh, baru kali ini dapat sambutan langsung dari seorang pionir ketua organisasi bela diri dunia atau seorang sesepuh yang menjabat presiden PERSILAT hingga 2008 menyambut dengan hangat dan bersahabat. Malah pak Eddie menawarkan pada Singh dan Lionel untuk bermalam jika pulang dari Cianjur terlalu malam ke Jakarta di tempat kediamannya di Cipayung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian pak Haji Azis Asy’arie datang, hingga suasana perbincangan semakin ramai dan hangat. Tak lupa setelah berwawancara dengan pak Eddie, baik Singh maupun Lionel diberikan kesempatan untuk melihat beberapa album foto kegiatan yang pernah diikuti oleh pak Eddie di berbagai manca Negara mempromosikan dan mengembangkan pencak silat. Saat waktu menunjukkan jam sebelas empat puluh menit, dengan dua mobil bersama pak Eddie berangkat menuju masjid terdekat untuk menunaikan ibadah shalat Jum’at sementara kedua tamu, kita persilahkan beristirahat di kamar tamu yang disediakan oleh tuan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai shalat Jum’at, kami kembali kembali ke rumah pak Eddie yang telah disediakan makan siang….. ada hidangan iga kambing, ayam, sambal, lalap, sayur wah…komplit. Sebelum makan saya sempat bertanya kepada Singh, apakah dia seorang vegetarian atau tidak? Ternyata alhamdulillah dia bukan dan boleh memakan daging (karena sebelumnya kita khawatir jangan-jangan tidak boleh memakan daging karena alasan kepercayaan misalnya) Meski sedang alergiku datang he he he demi menghormati tuan rumah (juga menghormati santapan lezat) makan siang itu kita sikat dengan lahap. Selesai makan pak Eddie menyuguhkan atraksi pencak silat dari perguruan setempat, perguruan pencak silat Paku Bumi yang diasuhnya. Kedua tamu inipun langsung melaksanakan tugas jurnalistiknya, sementara kita melanjutkan obrolan, bang Ochid ikutan mendokumentasikan. Pada jam tiga kurang lima belas, bang Ajad, bang Ochid, saya, kang Wiwit, kedua tamu kita dan pak Haji Azis berpamitan untuk segera melanjutkan perjalanan ke Cianjur. Dan saat melepas pak Eddie tak lupa menawarkan kembali kepada kedua tamu dari Perancis ini untuk bermalam, dan jika setuju tinggal sms saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan menuju  Puncak, beberapa panorama yang memang indah menarik perhatian kameramen Lionel untuk mengambil beberapa gambar. Atas kesepakatan maka saat di Puncak pass kita berhenti untuk sekedar mengambil beberapa gambar, suasana dan pemandangan. Beberapa pedagang batu cincin menawarkan pada Singh, dengan maksud membantunya saya mencoba memberitahu bahwa tamu Perencis ini tidak akan membeli, eh tukang dagang itu malah berkata, “saya mah  tidak menawarkan pada bapak…tapi pada orang itu…” sambil pergi meninggalkan kita wah….??!! Beberapa menit berlalu, pengambilan gambarpun selesai dan kami kembali ke mobil untuk bergegas ke Cianjur yang telah menunggu bapak Wakil Bupati Drs H. Dadang Sufianto MM dan Guru Besar Paguron Maenpo Cikalong Pancer Bumi, pak Haji Ceng Suryana dan para pengurus. Sepanjang jalan Puncak – Cianjur, kedua tamu kita mulai terasa kelelahan dan tertidur. Sementara yang lain tetap meneruskan obrolannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki gerbang Cianjur kita membangunkan kedua tamu kita untk pengambilan gambar gerbang masuk kota Cianjur. Dan tiba di kota Cianjur sekitar jam empat sepuluh menit sebelum menuju tempat latihan, kami mampir terlebih dahulu ke rumah pak haji Azis untuk mengambil baju latihan.  Di tempat latihan, semua yang menunggu telah bersiap untuk latihan. Seperti biasa, begitu tamu datang selalu tersedia jamuan berua kue-kue dan minuman hangat. Sehingga membuat tamu terasa betah karena tak dianggap sebagai orang lain. Beberapa kali Singh terlibat perbincangan dengan pak WaBup, pak Dadang dan pak Haji Ceng Suryana. Beberapa kawan dari paguron ikut serta dalam perbincangan yang meambah seru suasana. Sesekali kita menyarankan Lionel atau Singh untuk sekedar “tempelan” tangan dengan pelatih atau guru paguron ini malah dengan WaBup Cianjur yang juga seorang praktisi maenpo Cikalong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama suasana semakin mengasyikan, kedua tamu yang telah menyelesaikan liputannya semakin asyik hanyut “bermain” dengan para guru dan pelatih maenpo Cikalong. Teknik yang didapat semakin membuatnya terkagum-kagum akan pengetahuannya tentang keberagaman pencak silat yang dilihat dan disaksikan langsung. Selepas maghrib semua menunaikan shalat maghrib, dan sekitar jam tujuh kami berpamitan untuk kembali ke Jakarta . Kelelahan yang dirasakan tamu kita dari Perancis membuatnya ingin segera kembali Ke Hotel di Jakarta  dan  dengan menyesal mereka meminta maaf kepada kita bahwa mereka tak dapat menginap di pak Eddie..kamipun berpamitan kepada para sesepuh paguron, pengurus dan pak WaBup Cianjur untuk kembali ke Jakarta .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan ke Jakarta , kedua tamu ini bilang sangat disayangkan waktu yang mereka miliki sedikit. Andaikan ada waktu sekitar satu atau dua bulan, mereka akan habiskan waktu untuk belajar pencak silat yang menurut mereka sangat unik. Persaudaraan yang diperlihatkan sangat tulus dan menyenangkan. Menurut mereka inilah makna sesungguhnya dari pelajaran bela diri yang dipelajari, bahwa bela diri sesungguhnya mewarnai persahabatan dalam kehidupan. Inilah yang menarik hati mereka….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelelahan membuat tamu kitapun tertidur kembali diperjalanan pulang menuju Jakarta , sekitar satu setengah jam perjalanan membuat perut terasa keroncongan. Bang Ochid, bang Ajad yang kembali menjadi “pilot”, kang Wiwit dan saya saling bertanya makan apa kita kali ini? Tepat di rumah makan Sunda, kami turun dan memesan makanan khas rumah makan ini, dan bang Ochid lah yang bertindak sebagai bos yang membayar semua makanan (he he he ketiban pulung lagi). Dua nasi goreng babat, jus strawberry, empat nasi timbel lengkap plus pete bakar membuat kekhusukan dan kelahapan makan bertambah… dan tamu kitapun disuguhkan nasi timbel lengkap yang juga dimakan dengan lahap he he he nyobain timbel..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Jakarta lewat jam sebilan duapuluh malam, mobil begitu keluar tol Cawang dibelokkan ke arah Cililitan untuk mampir ke kantor bang Ajad yang memarkir mobilnya hingga malam dan tinggal mobilnya sendiri yang berada di sana . Kedua tamu kita hanya tertawa dan kagum begitu mendengarkan pengorbanan yang dilakukan para anggota Sahabat Silat untuk mempromosikan pencak silat hingga berani “mabur” dari kerja untuk kegiatan ini. Di deapan kantr BKN Cawang, bang Ajad berpamitan pada semua. Kamipun melanjutkan perjalanan kembali ke gedung Hidro dimana sepeda motor bebek kesayanganku terparkir sampai malam…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun berpisah malam itu, sambil menunggu taksi datang Singh dan Lionel sangat berterima kasih atas segala kebaikan dan keramahan yang diterimanya selama liputan juga begitu bersahabatnya semua pesilat yang diperkenalkan kepadanya, sehingga mereka berdua berjanji suatu saat nanti jika mempunyai waktu akan kembali mengunjungi kita ntuk belajar pencak silat…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taksipun datang, kami bersalaman dan saling mengucapkan selamat tinggal, semoga apa yang mereka dapat menjadi suatu kenangan baik dihatinya dan menjadikan mereka duta yang menyampaikan pada dunia sana bahwa pencak silat tak hanya melulu sebagai alat perkelahian, pertempuran dan teknik membela diri tapi jauh di dalam sana ada persahabatan, keceriaan,  kesediaan saling berbagi dan menghormati yang hanya akan dirasakan jika datang dan merasakannnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk liputan Cingkrik Goning dan Gerak Gulung Budi Daya dipersilahkan pada teman-teman lainnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta , 18 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iwan Setiawan  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special thank’s :           Bapak Eddie Marzuki Nalapraya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Ochid (juragan batik yang baik hati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Bang Ajad (pembalap SS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Witarsa (adi sapaguron)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Bapak Sabenuh M dan bang Ali juga perguruan Beksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisional H. Hasbullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Bang Nani, kang Didit, mas Agus S, Raka, PS. Gerak Saka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak H. Azis Asy’arie, pak H. Ceng Suryana, Kang Ujang Saefuddin, kang Dani, pak Junaidi dan Paguron maenpo Cikalong Pancer Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Bupati Cianjur Drs. H. Dadang Sofianto MM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paguron Pencak Silat Paku Bumi – Bogor&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-9115084059139643607?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/9115084059139643607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=9115084059139643607&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/9115084059139643607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/9115084059139643607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2009/04/liputan-tv-france.html' title='Liputan TV FRANCE'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-800401678727271705</id><published>2008-12-10T10:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T10:19:25.918-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Event - Flash Info'/><title type='text'>EVENT - UNJ CUP!!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Ikuti dan Saksikan!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="content"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kejuaran Mahasiswa UNJ CUP&lt;br /&gt;(pencak silat, basket, volly, sepak bola, tennis, etc)&lt;br /&gt;memperebutkan piala REKTORAT UNJ&lt;br /&gt;pada tanggal 16-20 December 2008&lt;br /&gt;tempat&lt;br /&gt;kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ)*/info&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;by&lt;br /&gt;Mas ezra&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-800401678727271705?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/800401678727271705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=800401678727271705&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/800401678727271705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/800401678727271705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/12/event-unj-cup.html' title='EVENT - UNJ CUP!!!'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-7241070595180597335</id><published>2008-12-10T09:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T10:02:25.969-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>SELAMAT DAN SUKSES!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SUAD5NTMOyI/AAAAAAAAAE0/jsHmnOnIkQA/s1600-h/08_silat_cship.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SUAD5NTMOyI/AAAAAAAAAE0/jsHmnOnIkQA/s320/08_silat_cship.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278223044635802402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;doc/from redsport.sg&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selamat atas kesuksesan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIM PENCAK SILAT - UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;atas&lt;br /&gt;keberhasilannya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;dalam event Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi&lt;br /&gt;Se- INDONESIA,&lt;br /&gt;memperebutkan&lt;br /&gt;PIALA PRESIDEN R.I.&lt;br /&gt;memperoleh peringkat JUARA UMUM&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;membawa medali 5 (lima) EMAS, 2 (dua) PERAK, dan 1 (satu) PERUNGGU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;by&lt;br /&gt;mas ezra - silatindonesia.com and lembahlawe.blogspot.com team&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-7241070595180597335?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/7241070595180597335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=7241070595180597335&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/7241070595180597335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/7241070595180597335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/12/selamat-dan-sukses.html' title='SELAMAT DAN SUKSES!!!'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SUAD5NTMOyI/AAAAAAAAAE0/jsHmnOnIkQA/s72-c/08_silat_cship.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-8144235092373850728</id><published>2008-12-08T21:21:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T09:45:18.518-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>KEJUARAAN PENCAK SILAT ANTAR PERGURUAN TINGGI SE DKI JAYA  25 - 26 NOVEMBER 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/ST4CL3ApMKI/AAAAAAAAAEk/7ciA-LTUh8I/s1600-h/TunggalPutu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 230px; height: 176px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/ST4CL3ApMKI/AAAAAAAAAEk/7ciA-LTUh8I/s320/TunggalPutu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277658216093266082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"...Seperti biasa kegiatan event diperingkat perguruan tinggi tidak selalu dipromosikan &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;  kepada publik umum, kegiatan semacam ini terbatas dikalangan mahasiswa pencinta &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;  pencak silat semata. Jika dilihat tujuannya untuk membina silaturahmi dikalangan pesilat &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;  antar perguruan tinggi,  merupakan upaya yang sangat mulia..."&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;By O'ong Maryono&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Padepokan &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-size:85%;" class="yshortcuts" id="lw_1228799863_1" &gt;Pencak Silat Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang megah disela-sela kesunyian yang ditinggalkan  kepelatihan tim pecak silat Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Pencak Silat yang direncanakan akan digelar Desember 2008 mendatang di Bali ternyata gagal dikarenakan, minat peserta jumlahnya kurang dari 20 negara yang bersedia mengirimkan pesilatnya. Kekosongan agenda kegiatan masih tertolong dengan adanya kegiatan pertandingan Pencak silat antar perguruan tinggi se DKI Jaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti biasa kegiatan event diperingkat perguruan tinggi tidak selalu dipromosikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kepada publik umum, kegiatan semacam ini terbatas dikalangan mahasiswa pencinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pencak silat semata. Jika dilihat tujuannya untuk membina silaturahmi dikalangan pesilat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;antar perguruan tinggi,  merupakan upaya yang sangat mulia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertandingan ini diikuti 16 perguruan tinggi yaitu UNJ, UMJ, APP, Politeknik Jakarta, ST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perikanan, UIN, STEI, YARSI, GUNADARMA, UI dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kelas yang dipertanding dari kelas A-G putra, sedang kelas putri mulai kelas A- E . Untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kelas TGR mempertandingkan tunggal putra/putri dan kelas ganda putra saja dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;diramaikan total peserta seratus lebih pesilat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti biasa setiap pertandingan pencak silat di adakan di Padepokan &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;font-size:85%;" class="yshortcuts" id="lw_1228799863_2" &gt;Pencak Silat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;font-size:85%;" class="yshortcuts" id="lw_1228799863_2" &gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang berada dikawasan TMII &lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1228799863_3"  style="font-size:85%;"&gt;Jakarta Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;,  selalu sepi akan penonton.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengunjung hanya sekelompok mahasiswa pendukung yang berasal dari pesilat yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;terlibat dalam kegiatan campus semata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertandingan yang berlangsung singkat selama 2 hari menghasilkan keputusan perolehanmedali terbanyak diraup UNJ satu satunya tim terkuat dan memiliki  kemampuan teknikmerata disetiap klas yang dipertandingkan, posisi kedua direbut oleh PERBANAS dan ketiga diambil oleh UPN. Menurut sumber yang dapat dipercaya para pesilat barumendengar berita adanya pertandingan &lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1228799863_4"  style="font-size:85%;"&gt;pencak silat 2&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; minggu yang lalu, hampir semua pesilat tidak siap untuk mengikuti pertandingan, rancunya informasi kalenderpertandingan dan kurangnya dukungan dari perguruan tinggi membuat pelatihan pencaksilat di campus mati suri.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wajahpertandingan yang ada, jika dilihat dari view mutu sport prestasi sangat mengawatirkan. Kurangnya persiapan para pesilat memberikan gambaran wajah pertandingan pencak silat jauh dari harapan, lesunya minat mahasiswa akan pencak silat dari tahun ke tahun semakin menajam menjadikan pertanyaan kita semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sepatutnya kita acungkan jempol kepada panitia pelaksana yang masih mau memperjuangkan keberadaan pertandingan pencak silat antar perguruan tinggi se DKI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sepinya minat remaja akan pencak silat kurun beberapa tahun ditanggapi dengan serius oleh PB.IPSI, organisasi pengayom pencak silat mencoba secara konsisten  mengadakan banyak kegiatan pertandingan, seperti pencak silat sirkuit di tanah air, dengan harapan dapat menjaring pesilat pesilat yang tangguh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jika menoleh kebelakang pertandingan pencak silat pantai ABG di Bali jumlah perolehan emas pencak silat olahraga tim tuan rumah hanya merebut 1 emas  sedangkan 4 emas lainnya diperoleh dari pencak silat seni. Keadaan ini sangat mengawatirkan perolehan emas pada event internasional berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertengahan dan penghunjung tahun 2009 kita akan dihadapkan pertandingan pencak silat Asia Indoor Games di Vietnam dan SEA Games di Vientien Laos. Kecenderungan besar tuan rumah tidak akan mempertandingkan pencak silat seni  yang selalu memberikan perolehan emas bagi tim pencak silat kita.  Jika kembali menelaah  ke atas dimana kalangan mahasiswa sebagai pesilat intelektual sudah dihinggapi rasa ketidak tertarikan akan pencak silat olahraga, memungkinkan akan juga dapat mempercepat keterpurukan perkembangan pencak silat nasional, dimana saat pencak silat di kawasan ASEAN memiliki kekuatan yang sudah merata.      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu bagaimana pendapat anda agar hypotesa keterpurukan pencak silat olahraga Indonesia tidak &lt;/span&gt;**reff&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-8144235092373850728?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/8144235092373850728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=8144235092373850728&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/8144235092373850728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/8144235092373850728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/12/kejuaraan-pencak-silat-antar-perguruan.html' title='KEJUARAAN PENCAK SILAT ANTAR PERGURUAN TINGGI SE DKI JAYA  25 - 26 NOVEMBER 2008'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/ST4CL3ApMKI/AAAAAAAAAEk/7ciA-LTUh8I/s72-c/TunggalPutu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-4681718394859043773</id><published>2008-12-06T04:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T09:45:18.519-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>[Workshop] Mengungkap Tabir beladiri Kerajaan Sunda Padjadjaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/STpz8IfqQ0I/AAAAAAAAAEE/2gg1a5W-6NE/s1600-h/gg320x250.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/STpz8IfqQ0I/AAAAAAAAAEE/2gg1a5W-6NE/s320/gg320x250.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276657390327579458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;by silatindonesia.com&lt;br /&gt;       &lt;small&gt;    &lt;/small&gt;             &lt;p style="text-align: center;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kerajaan Pajajaran&lt;/strong&gt; adalah sebuah kerajaan yang diperkirakan di &lt;span class="mw-redirect"&gt;Pakuan&lt;/span&gt; (&lt;span class="mw-redirect"&gt;Bogor&lt;/span&gt;) di Jawa Barat. Dalam naskah-naskah kuno nusantara, kerajaan ini sering pula disebut dengan nama &lt;strong&gt;Negeri Sunda&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Pasundan&lt;/strong&gt;, atau berdasarkan nama ibukotanya yaitu &lt;strong&gt;Pakuan Pajajaran&lt;/strong&gt;. Beberapa catatan menyebutkan bahwa kerajaan ini didirikan tahun 923 oleh Sri Jayabhupati, prasasti Sanghyang Tapak.&lt;span id="more-121"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun hingga kini tidak banyak masyarakat yang mengetahui sisa-sisa dari peninggalan kerajaan padjadjaran baik berupa bukti sejarah hingga aliran beladiri yang digunakan seolah “&lt;strong&gt;ada namun tiada, tiada tapi ada&lt;/strong&gt;“, begitulah istilah yang kerap kali menjadi misteri sejarah kerajaan tersebut hingga kini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketangguhan beladiri dimasa kerajaan padjadjaran tempo doeleo masih menjadi misteri yang kini belum terungkap kepermukaan, namun sisa sisa beladiri tersebut yang pernah menjadi misteri kini terungkap kembali dan akankah cimande yang dikenal sebagai aliran tertua di Jawabarat akan tumbang oleh aliran yang dikenal lebih tua ini?, mari kita sama-sama ikuti kegiatan para sahabat silat dalam acara diskusi atau Workshop yang diberi tema “Mengungkap Tabir beladiri Kerajaan Sunda Padjadjaran”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara Workshop tersebut akan berlangsung pada akhir bulan desember saat ini masih dalam tahap perancangan dan persiapan, perkiraan akan di adakan di Padepokan Nasional Pencak Silat TMII Jakarta. kegiatan ini akan menjadi bagian yang amat terpenting bagi dunia beladiri khususnya pencak silat di Indonesia, bagaimana sebuah aliran tua kembali membuka diri kepada masyarakat luas yang sebelumnya hanya dikenal oleh terbatas pada kalangan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aliran tersebut dikenal dengan nama “Gerak Gulung Budi Daya” sejarahnya amatlah panjang dan belum pernah di publikasikan oleh IPSI maupun organisasi manapun, dengan niat yang tulus dan iklas keluarga besar Gerak Gulung Budi Daya bersama Komunitas Pencak Silat Indonesia dan para sahabatsilat di Tanah Air mengajak masyarakat luas untuk hadir dalam acara workshop ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagi yang berminat anda bisa mengubungi panitia di alamat e-mail:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;workshop[at]sahabatsilat.com&lt;/li&gt;&lt;li&gt;support[at]silatindonesia.com&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Untuk mengetahui sejarah Singkat Aliran ini anda bisa membaca artikel hasil penulisan sahabat silat di alamat ini :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Artikel :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;http://silatindonesia.com/2008/11/rahasia-beladiri-kerajaan-padjadjaran/&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Vidoesilat.com :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;promo video resminya bisa diintip dari:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://videosilat.com/video/656b6e5003b5647/Workshop-Gerak-Gulung--Introduction" target="_blank"&gt;http://videosilat.com/video/656b6e5003b5647/Workshop-Gerak-Gulung–Introduction&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://videosilat.com/video/c1dbe75f29693b8/Gerak-Gulung--Introduction" target="_blank"&gt;http://videosilat.com/video/c1dbe75f29693b8/Gerak-Gulung–Introduction&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;ForumDiskusi-Sahabatsilat.com&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sahabatsilat.com/forum/index.php?topic=940.45"&gt;http://sahabatsilat.com/forum/index.php?topic=940.45&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Milis silatindonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sports.groups.yahoo.com/group/silatindonesia/message/9318"&gt;http://sports.groups.yahoo.com/group/silatindonesia/message/9318&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;“Lestarikan budaya bangsa dengan rasa bangga”&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-4681718394859043773?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/4681718394859043773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=4681718394859043773&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/4681718394859043773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/4681718394859043773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/12/workshop-mengungkap-tabir-beladiri.html' title='[Workshop] Mengungkap Tabir beladiri Kerajaan Sunda Padjadjaran'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/STpz8IfqQ0I/AAAAAAAAAEE/2gg1a5W-6NE/s72-c/gg320x250.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-1069916791028717168</id><published>2008-11-23T20:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T09:45:18.519-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Work Shop Gerak Gulung, Tradisional Pencak silat Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;by Masezra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Work Shop Gerak Gulung, Tradisional Pencak silat Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SSooBMRcIYI/AAAAAAAAAD8/H56qwtprNpQ/s1600-h/pak+bambang+margaluyu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 137px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SSooBMRcIYI/AAAAAAAAAD8/H56qwtprNpQ/s320/pak+bambang+margaluyu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272070314729939330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"...bahwa pada tahun 2009, wak otto berfirasat silat tradisional akan menemukan momentum kebangkitan, untuk itu kita diharapkan tetap mencintai dan berjuang untk kebangkita silat tradisional ini..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bagi Sahabat Silat yg merintis hubungan kita dg Gerak Gulung pasti tahu betul bagaimana rumitnya upaya kita. Nah, mengingat hal itu, maka komunitas sahabat silat indonesia dan forum pecinta pelestari pencak silat indonesia menemukan sebuah pemikiran untuk membuat sesuatu yg lain dari yg lain terhadap GG (gerak gulung) yang memang salah satu aliran silat tradisional tertua di jawa barat  ini pastinya harus di lestarikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sewaktu Kang Awang (Guru), berniat membuka pelatihan di Jakarta, bahwa agar pelatihan ini lebih diminati oleh para calon murid, ada baiknya diselenggarakan pertemuan dengan cara mengadakan workshop terlebih dahulu. Dan Alhamdulillah, rencana ini disambut baik oleh Kang Awang dan para sesepuh GG.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Tindak lanjut dari rapat kecil para sahabat silat dan pecinta silat tradisional yang bergabung dalam komunitas sahabatsilat.com, saya, gan iwan dan kong nijam telah berangkat ke ciomas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ketemu wak otto dan kang awang",kata ochid anggota komunitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Salah satu topik yang dibicarakan adalah rencana pembukaan kelas pelatihan gerak gulung dan rencana workshop GG meski minmal sekali model acara bisa berupa workshop, bisa diskusi seperti yang rutin diadakan tiap bulan atau seminar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Salah satu pesan dari wak otto (sesepuh) adalah : "bahwa pada tahun 2009, wak otto berfirasat silat tradisional akan menemukan momentum kebangkitan, untuk itu kita diharapkan tetap mencintai dan berjuang untk kebangkita silat tradisional ini..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;dan yang lebih penting lagi dari point lainnya adalah waktu sahabatsilat berkumpul di padepokan GG yang akhirnya begadang sampe pagi, sedikit banyak dapat oleh-oleh dari kang awang yang intinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;dapat kesimpulan adalah : KANG AWANG (gerak Gulung) PERLU GENERASI PENERUS KELESTARIAN Gerak Gulung di Indonesia. maka dari itu bagi para pecinta silat semua harapan nya semoga bisa membantu menjadi kader-kader yang peduli terhadap silat terutama bisa turut membantu pelestarian aliran-aliran traidisional yang hampir punah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jaya terus pencak silat!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Terima kasih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Team Silat Indonesia.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-1069916791028717168?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/1069916791028717168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=1069916791028717168&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/1069916791028717168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/1069916791028717168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/11/work-shop-gerak-gulung-tradisional.html' title='Work Shop Gerak Gulung, Tradisional Pencak silat Indonesia'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SSooBMRcIYI/AAAAAAAAAD8/H56qwtprNpQ/s72-c/pak+bambang+margaluyu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-458240258623889923</id><published>2008-09-21T00:04:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T09:45:18.520-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Meneropong Perkembangan Silat tahun 2009</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Meneropong Perkembangan Silat tahun 2009&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;by Yanweka&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 5px; float: left;" mce_style="border: 2px solid black; margin: 5px; float: left;" src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/51/photos/8/500x500/73/IMG-0252.jpg?et=yK3xbRCiau03S4XVt6AXwQ&amp;amp;nmid=9715223" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/51/photos/8/500x500/73/IMG-0252.jpg?et=yK3xbRCiau03S4XVt6AXwQ&amp;amp;nmid=9715223" alt="" height="277" width="210" /&gt;Hujan baru saja turun membasahi sebagian wilayah jakarta, udara sejuk malam ini membuat kami sedikit bersemangat untuk berbincang-bincang santai dengan beberapa orang anggota komunitas sahabat silat. Tidak ada pembicaraan yang serius hanya saja saya dan kawan-kawan mencoba menerka-nerka atau istilah kerennya "meneropong" tanpa ada alat bantu sehingga terkesan lebih mengarah pada kata "menerawang".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak hadirnya FP2ST dengan debutnya pertama kali tahun 2006, komunitas Silat seolah mendapatkan angin segar dengan nuansa yang lebih kompromi karena umumnya anggota komunitas itu sendiri memiliki cita-cita yang sangat mulia. Gelaran acara bahkan ide - ide cemerlang menyeruak menembus batas tanpa ragu-ragu, perjuangan inilah yang disebut dengan semangat komunitas, dimana setiap anggota memiliki visi dan misi yang sama tidak lagi memandang siapa dan apa yang dikerjakan, semua berbaur menjadi satu tujuan yang mulai dan besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setidaknya tahun 2006 hingga 2007 menjadi bukti dan unjuk gigi para volentir yang rela bekerja tanpa menilai uang dibalik semua misi tersebut, bukti tertulis bisa kita lihat di situs silatindonesia.com dan juga di beberapa media seperti koran dan juga televisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat volentir tersebut mendapatkan nilai plus bagi perkembangan komunitas pencaksilat saat itu, karena tidak sebatas pada komitmen yang kuat akan tetapi juga pada kemauan dan tujuanyang ingin di capai tanpa harus bergerak sendiri-sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"optimesme" begitulah jawaban sebagian anggota sahabat silat yang hadir pada malam itu saat kita mendiskusikan perkembangan komunitas dan khususnya silat itu sendiri di tahun yang akan datang. rasa optimis menjadikan satu kunci jawaban bahwa kita masih semangat memperjuangkan silat menjadi tema pokok untuk mengangkat derajat silat sebagai olahraga yang menyenangkan dan digemari oleh lapisan masyarakat khususnya anak muda di kota-kota besar yang tentunya lebih realistik dalam menilai pencak silat tidak sebatas pada beladiri semata.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="border: 2px solid black;" mce_style="border: 2px solid black;" src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/39/photos/9/500x500/5/IMG-0257.jpg?et=0oSBOfn38rlcEZUhMzBujw&amp;amp;nmid=9715703" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/39/photos/9/500x500/5/IMG-0257.jpg?et=0oSBOfn38rlcEZUhMzBujw&amp;amp;nmid=9715703" alt="" height="375" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Satu catatan yang harus kita pegang teguh bahwa "bergerak sendiri-sendiri" bukanlah sifat dari berkomunitas, karena kita tahu bahwa di dalam komunitas kita adalah salah satu element di dalamnya tanpa kehadiran kita maka semua kegiatan akan pincang bahkan mungkin tidak jalan sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Catatan lainnya adalah janganlah berfikir sepihak, karena komunitas itu banyak kepala di dalamnya kadang ide-ide baik belum tentu bisa direalisasikan dengan sempuran dan disinilah kita butuh dukungan agar wacana tersebut tidak berhenti saat di lontarkan akan tetapi bisa di realisasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterbatasan Sumber daya manusia menjadi hal yang pokok, karena kalau boleh jujur ( please jangan marah neeh) sebagia dari anggota komunitas masih sebatasa pada "penikmat" kepanitiaan masih orangnya itu-itu juga, padahal tongkat estafet harus berputar agar terus bergerak dan berpindah, dan pada tahun 2008 hal ini nyaris terjadi SDM yang biasanya bergerak karena ada kesibukan dalam pekerjaannya menjadikan tongkat estafet tersebut tidak ada yang melanjutkan dan bahkan terhenti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tulisan, Foto Kergiatan, Liputan, Silaturahmi, diskusi bulanan dan masih beberapa kegiatan lainnya yang sempat terhenti, karena komunitas ini memang sangat terbatas pada volentir yang setia mengerakkan, dan SDM di komunitas ini pun teryata masih dibawah angka yang normal.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align: center;"&gt;&lt;img class="aligncenter" style="border: 2px solid black;" mce_style="border: 2px solid black;" src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/24/photos/18/500x500/15/IMG-0020.jpg?et=34xbsQu%2BdR5cUhu5b%2CObVA&amp;amp;nmid=18137411" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/24/photos/18/500x500/15/IMG-0020.jpg?et=34xbsQu%2BdR5cUhu5b%2CObVA&amp;amp;nmid=18137411" alt="" height="375" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penelurusan berdasrkan data - data saja bahwa ternyata komunitas silat di dunia maya berjumlah kurang lebih 1000 orang, yang aktif mencapai angka 500 orang, anggota ini sebagian ada di sahabatsilat.com, tapi tidak semua anggota disini berlokasi di Jakarta, jadi kira-kira yang ada di jakarta sekitar 100-200 orang, volentir yang aktif kira-kira berjumlah hanya 50 orang saja. dan kadang2 50 orang ini saat sibuk maka kegiatan juga bisa berhenti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;padahal menurut data lainnya komunitas pencak silat di dunia maya bisa melebihi angka 2000 atau paling banyak adalah 3000 orang, sebagian adalah anggota milis dari perguruan tertentu yang kemungkinan tidak ada niat/belum mau bergabung denga komunitas silat seperti sahabatsilat ini, satu jawaban yang pernah kami dapatkan adalah karena mereka lebih berfokus pada kegiatan perguruan yang ia ikuti dan ini menjadi catatan kami bahwa teryata pembatas - pembatas atau jarak komunikasi sesama pesilat masih kurang baik, bahkan undangan yang kami kirimkan tidak di gubris sama sekali karena anggapan "itu bukan kegiatan perguruan kami".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setidaknya ada dua milis perguruan besar yang kami pelajari, sehingga wajarlah bila kita amati kegiatan yang sifatnya komunitas belum bisa diterima oleh sebagian pesilat yang umumnya masih berorientasi pada perguruannya. beberapa tulisan juga menyayangkan sebagai perguruan besar tersebut masih mendoktrin anggotanya padahal Indonesia membutuhkan SDM mereka tidak sebatas pada kegiatan internal mereka. akan tetapi biarlah mungkin saat ini belum kelak suatu saat banyak pendekar yang mampu menyadari kebersamaan ini tanpa harus jalan sendiri-sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align: center;"&gt;&lt;img class="aligncenter" style="border: 2px solid black;" mce_style="border: 2px solid black;" src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/37/photos/12/500x500/1/Picture-003.jpg?et=bJsKP%2CiDA1R%2BxPqtJrWfHA&amp;amp;nmid=10044465" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/37/photos/12/500x500/1/Picture-003.jpg?et=bJsKP%2CiDA1R%2BxPqtJrWfHA&amp;amp;nmid=10044465" alt="" height="375" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu bagaimana dengan jumlah pesilat dari perguruan yang ada di Jakarta, tentunya setiap perguruan punya stok anggota yang beragam, SHT, MP, PD, KPS, PDJ, TS, dan lain-lain masih memiliki anggota yang mencapai ribuan anggota, padahal bila saja anggota yang jumlahnya ribuan ini bisa ikut meramaikan kegiatan komunitas maka suasananya makin semarak, walaupun penggerakknya adalah volentir dari komunitas silat Indonesia. dan setidak-tidaknya apa yang ingin di share melalui kegiatan di komunitas akan memberikan wahana baru bagi pesilat muda kita, agar mereka memahami teryata Indonesia adalah sumber dari ilmu beladiri ini tidak semata-mata dari buku akan tetapi ia bisa melihat dari kaca mata dirinya sendiri(YwK).&lt;/p&gt;*sumber www.silatindonesia.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-458240258623889923?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/458240258623889923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=458240258623889923&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/458240258623889923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/458240258623889923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/09/meneropong-perkembangan-silat-tahun.html' title='Meneropong Perkembangan Silat tahun 2009'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-4842583780299496227</id><published>2008-09-12T12:27:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T09:45:18.520-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Silat Shop from Silatindonesia.com</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Sahabat Silat yang kami Cintai&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silatindonesia.com memberikan satu menu khusus  namanya &lt;b&gt;Shop Silat &lt;/b&gt;( Toko Silat ), isi toko ini memang belum banyak, akan tetapi kita mulai dari hal hal kecil agar bisa terlaksana membuat Toko Silat bagi kita semua, kamu tentunya bisa berpartisipasi dengan membeli apa yang kita perdagankan disini.&lt;br /&gt;&lt;b&gt; ==terima kasih==&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;BUKU SILAT&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="alignleft" style="border: 1px solid black; margin: 7px; float: left;" mce_style="border: 1px solid black; margin: 7px; float: left;" src="http://www.kpsnusantara.com/books/penchak-silat-indonesian-co.jpg" mce_src="http://www.kpsnusantara.com/books/penchak-silat-indonesian-co.jpg" alt="" height="300" width="214" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pencak Silat Merentang Waktu&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telah terbit kembali buku Pencak Silat Merentang Waktu&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Penulis :  Oong Maryono, Cetakan ke-3 Th. 2008&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Penerbit : Benang Merah, Yogyakarta&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Harganya hanya  Rp. 65.000,-&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Ongkos kirim Jawa (20.000,-), lainnya konfirmasi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pesan Hubungi - Mas Ezra hp. 081572770409&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Transfer ke Rekening - BCA KC Matraman No. 3422868183&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;atas nama Agung S. Purnomo&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align: left;"&gt;Terima Kasih.&lt;br /&gt;Salam Manis dari Pengelola Silat SHOP&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Mas Ezra &lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align: left;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h2&gt;T-Shirt Silat Community&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;T-Shirt Silat Community akan kembali di Release pada akhir Tahun 2008&lt;br /&gt;Untuk itu sahabat silat dapat memilikinya dengan cara memesan.&lt;br /&gt;Pemesanan akan dibuka melalui &lt;b&gt;pengumuman di Milis Silatindonesia maupun di Forum Sahabatsilat.com&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Desain dan warna sedang dalam proses pengerjaan.&lt;br /&gt;Tunggu Informasi kami selanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;Stiker Cantik SilatIndonesia.com&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Stiker Silat Community akan kembali di Release pada akhir Tahun 2008&lt;br /&gt;Untuk itu sahabat silat dapat memilikinya dengan cara memesan.&lt;br /&gt;Contoh dan Ukuran bisa dilihat pada gambar di Bawah ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img style="border: 3px solid black;" mce_style="border: 3px solid black;" src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/9/photos/38/500x500/5/IMG-0466.jpg?et=ierDYbK8WYJfggRCyESzXg&amp;amp;nmid=79829426" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/9/photos/38/500x500/5/IMG-0466.jpg?et=ierDYbK8WYJfggRCyESzXg&amp;amp;nmid=79829426" alt="" height="317" width="423" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-4842583780299496227?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/4842583780299496227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=4842583780299496227&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/4842583780299496227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/4842583780299496227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/09/silat-shop-from-silatindonesiacom.html' title='Silat Shop from Silatindonesia.com'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-2228503961966843575</id><published>2008-09-12T12:06:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T09:45:18.521-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Ziarah Ke Leluhur Cingkrik Goning</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:worddocument&gt; &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt; &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt; &lt;w:punctuationkerning&gt; &lt;w:validateagainstschemas&gt; &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt; &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt; &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt; &lt;w:compatibility&gt; &lt;w:breakwrappedtables&gt; &lt;w:snaptogridincell&gt; &lt;w:wraptextwithpunct&gt; &lt;w:useasianbreakrules&gt; &lt;w:dontgrowautofit&gt; &lt;/w:Compatibility&gt; &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt; &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;span class="mceItemObject" classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;![endif]--&gt; &lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;/p&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Oleh : Ezra Purnama&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Konvoi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Suasana terik matahari mendadak berubah mendung, matahari tertutupi awan yang mulai pekat, sesaat kami tiba di Padepkan Nasional IPSI, Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta Timur.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Setelah istirahat makan siang dan menuaikan ibadah shalat dhuhur, sedikit terlambat kami berkemas untuk kemudian berangkat menapaki rute yang telah kami rencanakan dua minggu lalu. Pukul 13.30 wib, sekitar 30 menit lewat dari jadwal yang di rencanakan kami bertolak dari basecamp untuk berkonvoi-ria menuju peta lokasi ziarah Cingkrik Goning.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;img src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/41/photos/2/500x500/21.jpg/ofoto-import-11.jpg?et=gRR6ODkxcqUlz9R50g2feg&amp;amp;nmid=0" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/41/photos/2/500x500/21.jpg/ofoto-import-11.jpg?et=gRR6ODkxcqUlz9R50g2feg&amp;amp;nmid=0" alt="" height="336" width="448" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Berbekal arahan singkat dari bang Lutfi, sang kordinator sekaligus mentor Team Ziarah Cingkrik Goning, tanpa peta atau perlengkapan GPS yang memadai. Kami melakukan iring-iringan beberapa kendaraan bermotor dan mobil picato warna&lt;span&gt; &lt;/span&gt;hijau membawa spanduk panji-panji Team Beladiri Tangan Kosong Cingkrik Goning. Dengan rute perjalanan dari Timur ke Barat, dijakarta barat merupakan objek tujuan kami dalam kesempatan ini.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Rute yang di lewati, dari TMII – UKI – Jl. Gatoto Subroto – Jl. S. Parman – Jl . Daan Mogot – Jl. Kedoya Raya sebagai titik pemberhentian pertama , selanjutnya dari sana kita akan di pandu oleh kerabat dari alm. Kong Goning. Alhasil tanpa berbekal perlengkapan navigasi yang cukup, hanya berbekal berani dan coba-coba lurus atau belok kanan-kiri serta semangat tinggi ’45, sempat membuat salah satu team motor keluar&lt;span&gt; &lt;/span&gt;dari rute yang di rencakan, namun berkat keompakan team dan kordinasi yang baik kendala semacam itu dapat teratasi dan akhirnya kita bias berkumpul di titik pertemuan, maklum salah satu team kami masih merasakan betapa Indonesia baru merayakan Dirgahayu yang ke 63.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Makam Kong Goning&lt;span style="display: none;" mce_style="display: none;"&gt; berbakal pe&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Setelah menyusuri jalan kedoya raya sekitar 2 km, tepat pukul 15.00 wib kami tiba di KPU Rawa Kopi dimana dimakamkan &lt;i&gt;Alm. Ainin bin Urim &lt;/i&gt;ataiu yang lebih kita kenal dengan &lt;i&gt;Kong Goning. &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kondisi makam Kong Goning cukup sederhana di banding makan-makam di sekitarnya hanya berupa petak tanah, tanpa nisan, bahkan nama beliaupun tidak sudi untuk di ukirkan di sana. Pantas saja jika bukan ahli warisnya akan terasa sulit menemukan makamnya. Sangat bertolak belakang, dimana kebesaran beliau tidak dapat menyembunyikan kesederhanaan si Engkong yang di kenal di tengah masyarakat sebagai orang biasa yang sederhana.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;img src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/2/1.goning.PICT0151.JPG?et=qsT22qWeCahrpco2l4m2aw&amp;amp;nmid=113960305" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/2/1.goning.PICT0151.JPG?et=qsT22qWeCahrpco2l4m2aw&amp;amp;nmid=113960305" alt="" height="375" width="499" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Disamping itu, sepeninggal beliau mungkin juga ahliwarisnyapun ingin melaksanakan amanah dari beliau sebelum meninggal, bahwasanya makam beliau di buat apa adanya tanpa nisan atau bangunan seperti makam-makam pada umumnya tidak lain untuk menjaga supaya tidak ada orang yang mengkultuskan nama besar beliau apalagi sampai mengkeramtkan makamnya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Dikesempatan terakhir setelah doa di panjatkan TB. Bambang selaku Guru member&lt;span style="display: none;" mce_style="display: none;"&gt;r beliau apalagi sampai mengkeramtkan makamnya.asan&lt;/span&gt;ikan nasehat kepada peserta sekaligus menceritakan sedikit riwayat beliau bertemu dengan dengan Engkong Goning, bahwasanya ilmu beladiri yang dimiliki beliau saat ini adalah berasal dari Engkong Goning.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;“Kong goning telah memberikan banyak pelajaran yang bermanfaat kepada Guru Saya dan selanjutnya turun ke saya, dari saya di ajarkan kepada semua, jadi sudah sepantasnya kita mengingat jasa beliau dengan mendoakannya dan terus melestarikan ilmu yang telah di ajarkan untuk kebaikan”, kata beliau&lt;span&gt; &lt;/span&gt;sebelum menutup doa.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Makam Bang Pitung&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Dari kedoya, kami bergegas ke tujuan ketujuan berikutnya yaitu ke makam si Pitung yang terletak persisi di depan Gd. Telkom Jl. Raya Kebayoran Lama – Kemandoran – Jakarta Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Disanapun kita kembali merasa teriris dan hanya tertegun diam melihat kondisi makam salah satu tokoh legenda Batvia-tempo dulu Bang Pitung, terletak disamping pintu masuk Gd. Telkom depan pos Security dalam pagar telalis besi di bawah rumpun bamboo apus makam itu berada.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;img src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/6/2.pitung.PICT0156.JPG?et=i8Tm12ThXViH3VbkeLnsAA&amp;amp;nmid=113960305" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/6/2.pitung.PICT0156.JPG?et=i8Tm12ThXViH3VbkeLnsAA&amp;amp;nmid=113960305" alt="" height="375" width="499" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Meskipun hanya sebagian anggota tubuh dari bang pitung yang di kubur disana tapi tidak mengurangi makna bahwa di sanalah makam mantan pejuang betawi yang turut mebela perjuangan bangsa Indonesia waktu itu di makamkan. “Bang Pitung, Jasamu tidak terlupa sepanjang masa”.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Tidak begitu lama kita berada di sana, selesai berdoa semestinya kami kembali bergegas ke tujuan terakhir, pukul 16.00 wib kami melanjutkan perjalanan karena suasana gelap, mndung sudah semakin tebal kami terus berburu degan hujan, tapi ada manfaat 30 menit terlambat di awal telah membuat terhindar dari hujan pertama.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Makam Usup Utay, Guru TB. Bambang&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Seteah berburu dengan waktu, sambil menunggu teammobil yang terjebak kemacetan di sepanjang jalan Ciputat-Lebak bulus, kami satu rombongan sempat singgah di sebuah kedai yang menyediakan kue serabi, nampaknya kue serabi tersebut khas dari kampong Rempoa-Ciputat, meski waktu memburu kami semua sempat mencicipi hidangan kuliner di perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;img src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/11/3.usuputay.PICT0178.JPG?et=DrQ6fQocIjav8jgPjSKH4A&amp;amp;nmid=113960305" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/11/3.usuputay.PICT0178.JPG?et=DrQ6fQocIjav8jgPjSKH4A&amp;amp;nmid=113960305" alt="" height="375" width="499" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dari sana, kami menyusuri jl raya rempoa dan tidak jauh dari jalan utama sampilah kami di tempat tujuan, rupanya team mobil sudah menunggu disana. Makam kampong Rempoa, disanalah Guru Usup Utay di makamkan berdekatan dengan makam orang tua TB. Bambang.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Beliau memang memiliki darah bangsawan Banten dari ayahnya &lt;i&gt;TB. Boy Sasmitha,&lt;/i&gt; meski ibunya yang memiliki nama asli &lt;i&gt;Rostien Monoarfa&lt;/i&gt; berasal dari Gorontalo, tapi nampaknya darah Banten yang mengalir dalam dirinya di perkuat dari neneknya &lt;i&gt;RT. E. Moersinah&lt;/i&gt;, yang makamnya tepat di sebelah putranya. &lt;span style="display: none;" mce_style="display: none;"&gt;ariau memang memiliki darah bansawan Banten, meski sang bunda&lt;span&gt; &lt;/span&gt;kam orang tua TB. Bambang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="display: none;" mce_style="display: none;"&gt;mpat tujuan, rupanya team mob&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Suasana bertambah haru saat doa terkahir di bacakan dan kami semua ikut mengamini, saat itu juga rintik huja menyambut seakan pertanda bahwa perjalanan kami hari itu telah di laksanakan engan baik dan&lt;span&gt; &lt;/span&gt;terima kasih dari alam Tuhan YME meridloinya,amien.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Situ Rompong – Penutup&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Perjalanan berlanjut bergegas menuju tempat istirahat di komplek MABAD, tujuan kami adalah ke rumah kerabat TB. Bambang, sebelum sampai ke sana kita sempat di suguhi pemandanga indah dari alam rempoa- dimana disana ternyata ada sebuah danau (Situ) yang di kenal dengan Situ Rompong, situ romping nampak tenang kemilau air hujan diterpa kerlingan matahari senja membuat suasa redup itu tampak indah, di sekelilingnya namapak banyak orang yang tengah memancing ikan mungkin di Situ Rompong selain jadi wisata daerah juga sebagai mata pencaharian para pemancing ikan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;img src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/13/4.pasukan.tersisa.1.jpg?et=1flLxhgHNxAdd8jHzVaO3A&amp;amp;nmid=113960305" mce_src="http://images.silatbogor.multiply.com/image/2/photos/40/500x500/13/4.pasukan.tersisa.1.jpg?et=1flLxhgHNxAdd8jHzVaO3A&amp;amp;nmid=113960305" alt="" height="375" width="499" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Di komplek mabad para peserta beristirahat melepas lelah sekaligus beramah tamah, pada kesempatan itu kita saling berdiskusi tentang semua hal dan di akhir acara TB. Bambang kembali berpesan serta mengajak kepada keluarga besar cingkik goning, bahwa beliau salah satu pewaris Ilmu Beladiri Tangan Kosong Cingkrik dari Kong Goning, beliau sadar betul akan tanggung jawabnya secara moral yang terpenting adalah berkewajiban untuk melestarikannya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Maka dari itu, beliau menghimbau kepada semua anak muridnya tanpa terkecuali untuk mendukung maksud baik itu, setidaknya dengan terus giat belajar dan berlatih terus-menerus tanpa lelah. Pada kesempatan itu pula beliau menyatakan sikapnya yang terbuka kepada semua bahwa beliau tidak membatasi siapa saja yang ingin belajar dengan tujuan pelestarian maka akan di sambut dengan tangan terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;“Sampai kapanpun, mari kita secara sadar terus melestariakan ilmu beladiri cingkrik ini agar tidak punah, selama saya masih ada manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya untuk terus berlatih dan mengambil ilmu yang ada pada saya sebanyak-banyaknya, tujuan pengkaderan dalam Cingkrik goning tidak bertujuan untuk mencari Jawara tapi yang lebih penting adalah mencetak kader-kader seorang Guru Cingkrik yang siap untuk mengembangkan lagi ilmunya supa ilmu beladiri ini dapat bermanfaat dan tetap lestari”, jawabnya ketika diwawancarai oleh kontributor silatindonesia.com sekaligus menutup acara ramah-tamah sore itu.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Beliau juga menegaskan kembali, saat ini tinggal beliaulah yang mengajar ilmu beladiri warisan kong goning. Sesuai dengan data yang ada memang tinggal TB. Bambang yang eksis dan aktiv mengembagkan Cingkrik Goning, dengan penuh semangat beliau melakukan pembinaan kepada public yang berminat mempelajarinya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Terima kasih kepada :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keluarga besar Cingkrik Goning&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sahabat SIlat Community&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dan kawan kawan lainnya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;* (from silatindonesia.com)&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" mce_style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-2228503961966843575?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/2228503961966843575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=2228503961966843575&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/2228503961966843575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/2228503961966843575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2008/09/ziarah-ke-leluhur-cingkrik-goning.html' title='Ziarah Ke Leluhur Cingkrik Goning'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-4681392756126565403</id><published>2007-11-11T00:09:00.002-08:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Festival Pencak Silat Tradisional Padjadjaran Nasional 2007 - TMII</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/Rza9PdY6-ZI/AAAAAAAAAAM/zGR5-zYcWAk/s1600-h/silat2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 203px; height: 144px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/Rza9PdY6-ZI/AAAAAAAAAAM/zGR5-zYcWAk/s320/silat2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131496898720102802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Jakarta&lt;/b&gt;-&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Mengukur sebuah perkembangan dan mengamati seberapa banyak orang masih setia menjadi penikmat perkembangan kebudayaan bangsanya sendiri memang cukup sulit mungkin bisa di bilang &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: courier new;"&gt;Impossible.&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; Namun lain halnya dengan Event yang baru saja di gelar oleh Perguruan Silat Padjadjaran Nasional hari minggu lalu 28 Oktober 2007 di Padepokan Nasional Pencak Silat-TMII, sebuah Festival Seni Pencak Silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kata Festival memang sering kita dengar dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Festival Pencak Silat mungkin saja sama meskipun sangat jarang kita menyaksikan acara yang sangat menarik ini.Hal itu mengingatkan kita terhadap nilai luhur budaya bangsa yang mulai di lupakan di tengah modernitas dan gaya hidup masyarakat yang lebih memilih budaya import di samping budaya bangsanya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti yang di ungkapkan oleh Djimy Rohat,selaku Dewan pemina sekaligus jajaran kasepuhan Perguruan Padjajaran Nasional. Menurut beliau salah satu yang melatar belakangi terealisasinya acara ini tidak lain adalah untuk membandingkan nilai budaya luarnegeri (asing) terhadap nilai-nilai budaya yang telah ada (pencak silat), dan tujuannya adalah sekaligus ingin melihat seberapa besar animo masyarakat dan selanjutnya bisa dikumpulkan kiat-kiat dari masyarakat itu sendiri untuk mengembangkan pencak silat dimasa datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bukti nyata memang ada, kenapa animo masyarakat cukup besar? Berarti masih ada perhatian kesadaran diri untuk memperhatikan perkembangan dan pelestarian warisan budaya bangsa dalam hal ini pencak silat di masa yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bisa-bisa beberapa waktu yang akan datang anak-anak kita malah belajar pencak silat ke Belanda bukan sebaliknya”,&lt;/span&gt; lanjut Pak Djimy dengan gaya yang luwes namun tetap tenang dan berwibawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ditambahkan oleh Pernyataan Dasep Arifin (Dewan Kasepuhan Padjajaran), bahwa menjadikan acara yang cukup menarik ini sebagai wujud untuk menjaga, mempertahankan serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui Pencak Silat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Padjajaran Nasional di Belanda&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kekhawatiran yang sama mungkin saja timbul di hati pembaca, jika kita lihat acara Festival Padjajaran Nasional. Memang tetap saja ada perhatian dari pesilat luarnegeri meskipun hanya di wakili oleh 3 (tiga ) pesilat yang mewakili beberapa Club yang ada di Belanda, dikarenakan pelaksanaan acara tidak jatuh tepat pada musim libur mereka di Belanda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perkembangan Pencak Silat di belanda memang cukup dominan dari beberapa perguruan yang ada tercatat banyak sekali aliran tradisional yang berkembang di eropa termasuk di Belanda, dan tercatat oleh NPSB (Nedherland Pencak Silat Bonds) semacam IPSI jika di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yang cukup menarik dalam NPSB adalah mereka hanya akan mencatat dan memberikan keanggotaan bagi Perguruan-perguruan silat termasuk aliran-aliran pencak silat hanya yang masih ada silsilah atau hubungan darah dengan Aliran atau perguruan asal di Indonesia.&lt;br /&gt;Hal ini di maksudkan agar pertumbuhan pencak silat di sana dapat di Control dan di awasi ekstra hati-hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari perguruan padjajran sendiri di Belanda tercatat ada 5 (lima) Club atau cabang, yang anggotanya berkisar antara 300-500 orang dari setiap Club yang ada. Jumlah yang patut di bandingkan memang bagi perkembangan perguruan di dalam Negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mengingat perkembanga yang cukup bagus, pihak Padjajaran Nasional terus melakukan langkah-langkah terhadap peningkatan kualitas SDM pesilatnya di semua jajaran termasuk dalam kualitas pembinaan dan pelatihan, serta membuat program-program yang dapat merangsang semangat pesilat-pesilat muda sendiri, salah satunya dengan mengadakan event yang baru saja berlalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Event yang sama memang rencananya akan terus diadakan di Tahun-tahun mendatang yang akan jatuh menjadi program tahunan secara bergantian baik di belanda-Indonesia kerjasama dengan Padjajaran di kedua negara. Menurut Arya (Ketua pelaksana), sebenarnya event yang sama juga pernah di adakan sebelumnya di Belanda dan teknis pelaksanaan acara ini juga tidak untuk di perlombakan, kecuali Festival untuk Intern Perguruan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tema dari acara juga cukup jelas menurut Arya,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Pertama; Memotivasi dan mengingatkan para pesilat bahwa khas dari pencak silat adalah seni. Kedua; mengingatkan setiap pesilat untuk tidak terlena terhadap event pertandingan saja sehingga melupakan aspek seni”.&lt;/span&gt; Selanjutnya menurut Arya, secara garis besar memang untuk menggalang tali silaturahmi dengan sesama perguruan dan aliran juga pesilat di seluruh Wilayah baik di Indonesia maupun di luar negeri. (MasEzra,28/10/07)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-4681392756126565403?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/4681392756126565403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=4681392756126565403&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/4681392756126565403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/4681392756126565403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2007/11/vestival-pencak-silat-tradisional.html' title='Festival Pencak Silat Tradisional Padjadjaran Nasional 2007 - TMII'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/Rza9PdY6-ZI/AAAAAAAAAAM/zGR5-zYcWAk/s72-c/silat2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-117058571542044729</id><published>2007-02-04T02:30:00.001-08:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Sejarah Jurus Banjaran,CentralJava</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/7979/3183/1600/779511/PICT0091.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 146px; height: 130px;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/7979/3183/320/211782/PICT0091.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);"&gt;"...Ketika mereka pulang ke djokdjakarta dan mengembangkan ilmu Pencak Silat yang disempurnakan dengan mengadu ilmu-ilmu dari berbagai aliran, mereka menempatkan jurus yang diterima dari KH. Busryro menjadi sumber ilmu utamanya yang di beri nama “JURUS BANJARAN”...."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Oleh: Mas ezr&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a Danu Lana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;b style=""&gt;A&lt;/b&gt;kan aneh rasanya kalau seorang pesilat dari Banjarnegara tidak mengenal nama &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;KH. Busro Syuhada dari Binorong Bawang&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang justru dikenal sebagai pendekar besar oleh orang di berbagai pelosok tanah air bahkan sampai berbagai Negara. Nama besar beliau terangkat dengan perantara 2 orang muridnya yang berguru ke binorong pada tahun 1925. Mereka berdua adalah kaka beradik : &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;M. Wahib dan A. Dimyati.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketika mereka pulang ke djokdjakarta dan mengembangkan ilmu Pencak Silat yang disempurnakan dengan mengadu ilmu-ilmu dari berbagai aliran, mereka menempatkan jurus yang diterima dari KH. Busryro menjadi sumber ilmu utamanya yang di beri nama “JURUS BANJARAN”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tak dikenal Jurus Banjaran oleh masyarakat Banjarnegara sendiri, sehingga nama Jurus Banjaran itu di terima dari anak murid kedua endekar kakak beradik itu. Padahal di Banjarnegarapun KH. Busyro punya murid langsung juga menerima ilmu serupa dengan yang di terima oleh pendekar M. Wahib dan A. Dimyati. Satu diantara murid kesayangan KH. Busyro adalah Abu Tafsir dari Wanadadi. Tidak aneh kalo pendekar Abu Tafsir juga sangat disegani oleh massyarakat Wanadadi pada khususnya dan Banjarnegara pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pendekar Abu Tafsir menurunkan ilmu kanuragan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu kepada anaknya yang bernama Mirhadi yang kemudian namanya diubah oleh teman-temannya di Pondok “Pesantren” Gontor menjadi &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Syarif Amiruddin&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Dan Syarif Amirudin yang nama kecilnya di panggil Mirhadi mengembangkan jurus Banjaran kepada murid-muridnya di Wanadadi. Dari perantaraan ketekunannya melatih maka Wanadadi akhirnya menjadi gudangnya pencak silat walaupun tak pernah di sebut Jurus Banjaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai penerus Jurus Banjaran, Syarif Amirudin sangat di segani di Wanadadi sebagaimana Ayah kandungnya pada jamannya. Ternyata dengan Syarif Amirudin berhasil mencetak pesilat-pesilat yang tangguh di Wanadadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bukan pesilat Banjarnegara kalau tidak mengenal besar seorang pemuda yang bernama &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Lutfan Budi Santoso&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang kemudian menjadi andalan Indonesia untuk meraih prestasi besar di berbagai Negara. Dan bagian dari ilmu Lutfan Budi Santoso adalah Jurus Banjaran warisan kakeknya Abu Tafsir dan Buyutnya Pendekar Besar KH. Busyiro Syuhada. Karena ternyata Lutfan terlahir dari ibu Sumiyati cucu langsung dari KH. Busyro Syuhada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cerita ini hanya pengantar bagi saudara-saudaraku yang akan berlatih sebagaian dari Jurus Banjaran lewat pelatihan ini. Dan dari Saudara-saudaralah Jurus Banjaran diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat Banjarnegara melalui permasalahan jurus ini nantinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memang sebagian jurus Banjaran yang di berikan pada pelatihan ini karena kami tahu kehadirannya saudara-saudara kepelatihan ini tidak membawa bekal ilmu yang sama, bahkan mungkin ada yang belum mengenal pencak silat yang sebearnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hanya dengan kesungguhan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;dan ketekunan ilmu ini akan dapat diserap dengan baik dan penyerapannya tidak sama. Tapi dengan di ulang 3-5 kali latihan dengan waktu tiap latihan 2 kali 4 jam maka bisa lebih cepat ilmu ini di kuasai bagi yang berniat mempelajarinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;(Di ambil dari Diktat Petunjuk Pelaksanaan Kepelatihan Pencak Silat Tingkat Kabupaten Banjarnegara Th. 2006, Dinas pendidikan Kabupaten Banjarnegara.)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-117058571542044729?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/117058571542044729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=117058571542044729&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/117058571542044729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/117058571542044729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2007/02/sejarah-jurus-banjarancentraljava.html' title='Sejarah Jurus Banjaran,CentralJava'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115884339338447224</id><published>2006-09-21T05:53:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Memanfaatkan Tenaga Lawan Untuk Menghindari Cedera Dalam Pertarungan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;strong&gt;Bicara Teknik-Beladiri: di Silat Bogor&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Ok kalo begitu saya mulai dengan teknik silat yang sangat mirip dengan teknik yang ada dialiran lain, maksud saya AIKIDO.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Didalam silat konsep mengalirkan tenaga lawan pada beberapa aliran silat bukanlah sesuatu yang aneh, saya ambil contoh pada beberapa aliran maen po teknik buang kelid atau piceunan (dalam bahasa sunda) sudah merupakan teknik dasar yang harus di miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya pada aliran cikalong, memanfaatkan tenaga lawan akan menghasilkan hasil yang lebih efektif dibandingkan dengan mengadu tenaga dengan lawan dengan menangkis serangan lawan misalnya. Apalagi kalau ukuran badan dan tenaga lawan sangat besar dan tidak mungkin ditandingi dari segi tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat teringat ketika latihan sabtu dulu sempat diskusi dengan teman yang menceritakan ketika dia ditunjukkan cara menghindari teknik kucian tangan dengan cara cikalongnya pak azis, (sebelumnya pernah di praktekkan oleh pak azis). Caranya adalah dengan ngikuti tenaga lawan dan merapatkan lengan ke badan dengan tanpa memberikan tenaga tolakan. Otomatis kuncian tangan dapat di lepaskan meski yang mengunci lebih besar tenaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik seperti ini dikenal dengan istilah isi &lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;kosong (eusi-kosong),&lt;/span&gt; dimana sebagai pesilat dapat mengetahui kapan harus dilawan dengan tenaga dan kapan diberi tenaga kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya konsep ini juga dianut oleh aliran lain seperti AIKIDO, semakin terasah rasa kita ketika mengetahui kapan tenaga lawan habis maka semakin sempurna kita berlatih tenaga eusi-kosong ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Salah satu syarat untuk melatih ini adalah dengan melatih jurus dengan cara nempel dengan lawan atau bahasa sundanya adalah ulin napel atau Usik. Dengan semakin sering kita usik akan semakin terlatih rasa kita dalam mengukur tenaga lawan dan menyalurkan tenaga lawan dengan menggunakan tenaga isi dan kosong (eusi-kosong).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu di lihat dalam pengaturan tenaga ini adalah bahwa kekuatan terbesar dalam tenaga adalah tenaga putaran (circle power), ini bisa dilihat dalam setiap gerakan AIKIDO dimana semua tenaga lawan akan dialirakan sesuai dengan tenaga putaran, begitu tenaga lawan habis maka waktunya kita untuk menyerang balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga putaran ini tidaklah cukup dengan hanya memutar badan saja tetapi harus diimbangi dengan kelincahan gerak kaki yang sangat terlatih dalam menyalurkan tenaga lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam silat teknik seperti ini sudah ada dan sangat familiar dilakukan dikalangan pesilat tradisional lihat bagaimana silek Sumatra melakukan kerakan putan sudah merupakan bagian dan cirri aliraan ini. Sedangkan di penca sendiri setiap jurus maen po memiliki metoda untuk melatih langkah yang disebut dengan pancer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi silat tidak kalah dengan AIKIDO bahkan jurusnya lebih kaya sepertinya dari aliran lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tunggu komentar dan tanggapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaya silat Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Best Regards,&lt;br /&gt;KRNov&lt;br /&gt;Kiki Rizki Noviandi&lt;br /&gt;Business Intelegent &amp;amp; Integration - Technology Initiatives&lt;br /&gt;Solution Manager&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115884339338447224?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115884339338447224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115884339338447224&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115884339338447224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115884339338447224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/09/memanfaatkan-tenaga-lawan-untuk.html' title='Memanfaatkan Tenaga Lawan Untuk Menghindari Cedera Dalam Pertarungan'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115874317655056674</id><published>2006-09-20T02:00:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Paguron Pancer Bumi Sebagai Upaya Pelestarian Aliran Cikalongan Yang Syarat Tradisi</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" unselectable="on" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="100%" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="color: rgb(0, 0, 0);" unselectable="on" width="100%" height="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" unselectable="off" background="" height="250" valign="top" width="100%"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;PROFIL  CIKALONGAN&lt;br /&gt;GARIS PERGURUAN PANCER BUMI&lt;br /&gt;ASUHAN H. ACENG DAN H. AZIZ SYAR’IE  - CIANJUR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Oleh: Mas Ezra Danu Lelana&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Keunikan ilmu pencak silat tradisional memang di akui di seluruh dunia khususnya negara-negara telah akrab dengan beladiri khas melayu seperti Indonesia. Termasuk Jawa Barat ikut andil menjadi salah satu kiblat untuk belajar ilmu beladiri ini, banyak berbagai perguruan lahir disana dari berbagai aliran yang ada seperti Cimande, Cikaret, Bandrong, Serak, Syahbandar, Pacilongan termasuk aliran Cikalongan. Semuanya, menjadi pilihan yang sangat sulit bagi pecinta pencak silat yang berniat mendalami salah satu budaya nenek moyang bangsa Indonesia, karena semuanya sama-sama memiliki nama dan peringkat yang sangat bagus di dunia persilatan, serta dengan beragam karakter yang khas antara yang satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara sekian banyak aliran Cikalongan ada diantaranya yang memiliki ciri silsilah yang cukup nyata dari H. Ibrahim (Seorang Bangsawan Cianjur) yang kemudian menjadi warisan tokoh Cikalongan sekarang yaitu H. Aceng dan H. Aziz Syar’ie, dengan perguruan Pancer Bumi asuhannya untuk lebih bisa di bedakan bahwasanya kaidah ilmu aliran cikalong yang beliau kembangkan adalah aseli serta memiliki silsilah langsung dari H. Ibrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar Aliran Cikalong-Pancer Bumi memiliki 10 Jurus , antara lain yang lazim terdengar di khasanah silat Jawa Barat adalah  Suliwa, Kocet, dan Tomplok. Walaupun hanya terdiri dari 10 jurus tetapi apabila telah dilakukan penggabungan dan pendalaman, aplikasi dari sepuluh jurus tersebut menjadi tidak terbatas banyaknya, hal ini karena aplikasi dari jurus-jurus cikalong disesuaikan dengan kondisi dan masalah yang dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mempelajari ilmu Cikalongan-Pancer Bumi para murid akan mendapatkan 3  pelajaran pokok ;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;-        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Mempelajari karakter lawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;-         Kekuatan lawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;-         Rasa lawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yang ketiga inilah yang harus di pelajari dengan serius karena rasa tidaklah sama antara orang yang satu dengan lainnya, termasuk dari nama perguruan Cikalong bisa saja nama namun rasa antara cikalong yang satu dengan lainnya pasti berbeda-beda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;             Cikalongan-Pancerbumi didirikan oleh &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;H. Aceng dan Haji Aziz&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;, tidak  bertujuan komersil namun masih memegang tradisi yang masih kuat yaitu masih mengacu pada amanah/titipan dalam menurunkan ilmunya kepada orang lain, jadi tidak semua orang dapat mempelajari aliran ini, selain harus beragama Islam dirinya pun harus bisa di percaya untuk memegang amanah perguruan untuk melestarikan ilmu yang dimiliki dengan bijak dan tidak takabur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;            Disamping itu orang-orang yang mempelajari Cikalongan tingkat tinggi, pada dirinya bukanlah kesombongan dan berani memamerkan kebolehannya justru malah sebaliknya mereka akan memiliki ‘rasa takut’ lebih dalam terhadap orang lain, dalam arti takut dalam hal yang baik seperti takut menyakiti, takut menyinggung dan takut merugikan orang lain. Maka dari itu banyak manfaat yang dapat di petik dari belajar ilmu Cikalongan selain badan sehat namun mental dan moralpun tidak lah bejat. Hal ini di karenakan dalam tujuannya pembelajaran ilmu Cikalongan-Pancer Bumi yang utama adalah untuk membentuk membentuk suatu karakter atau perilaku yang baik, jujur, sabar serta bertanggung jawab dalam menghadapi masalahnya tanpa merugikan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;‘Walaupun tidak di pungkiri bahwa manfaat dari beladiri adalah untuk membela diri, akan tetapi disini adalah Membeladiri bukan untuk mencelakai lawan, namun Membeladiri dan menyelamatkan lawan’ itulah moto perguruan Cikalongan-PancerBumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;(Dari hasil wawancara dengan H. Aziz Syar’ie di Padepokan Pencak Silat, TMII-Jkt,9/06/06).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Hormat Saya,&lt;br /&gt;Mas ezra danu lelana&lt;br /&gt;0217235656&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;dari &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 102, 102);" href="http://www.silatindonesia.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;www.silatindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lembahlawe.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;http://lembahlawe.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td  unselectable="on" height="1" style="font-size:1pt;"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115874317655056674?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115874317655056674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115874317655056674&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115874317655056674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115874317655056674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/09/paguron-pancer-bumi-sebagai-upaya.html' title='Paguron Pancer Bumi Sebagai Upaya Pelestarian Aliran Cikalongan Yang Syarat Tradisi'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115823609462493679</id><published>2006-09-14T05:11:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Keahlian Menggunakan Senjata dalam Ilmu Beladiri</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;taken from : Apa gunanya latihan senjata kuno di zaman sekarang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Posted on Saturday, March 25 @ 11:52:38 WIT by hitokiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ini adalah sebuah pertanyaan yang sering di tanyakan oleh kebanyakan seniman beladiri. Penggunaan sebuah senjata memiliki percabangan moral dan legal yang membuat latihan senjata kuno kurang menarik, namun disisi lain masih memiliki daya tarik tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Banyak seniman beladiri yang berlatih atau mempelajari senjata hanya murni sebagai olah raga (sport) sebagaimana yang mereka lakukan terhadap bentuk-bentuk beladiri lainnya. Kata (jurus) beladiri senjata, seperti kata beladiri tangan kosong di buat atau di modifikasi agar memberikan daya tarik untuk olah raga (sport) daripada untuk aplikasi praktis atau aplikasi tradisional. Hal ini lebih di dasarkan atas daya tarik estetik atau perasaan yang menimbulkan rasa “wah” dari kebanyakan senjata sebagaimana yang di gambarkan di film-film dan televisi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Seniman beladiri lainnya membenarkan latihan senjata dengan menyamakan antara senjata tertentu dengan benda-benda umum yang dapat di gunakan sebagai ganti senjata aslinya. Sebagai contoh, menggunakan sapu atau sebatang kayu sebagai gantinya bo atau jo. Hal ini menjadi alasan yang bisa di terima untuk latihan kata (jurus) senjata, tetapi jika memang sebuah sapu atau benda lainnya yang akan di gunakan sebagai senjata, adalah lebih baik jika latihan saja dengan sapu atau benda lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Apabila kita latihan senjata untuk kepentingan daya tarik estetik dalam sport atau mencari alat pengganti yang praktis untuk senjata aslinya agar peralatan-peralatan modern dapat di gunakan sebagai ganti senjata aslinya, maka kita kehilangan pesan tersembunyi di dalam teknik yang paling mendasar dari latihan senjata. Untuk memahami lebih baik dari pemikiran di balik latihan senjata, kita perlu belajar tidak hanya hal-hal yang spesifik dari senjata tersebut, tetapi keseluruhannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebuah senjata hanyalah sebuah alat. Di dalam kehidupan kita sehari-hari, kita menggunakan alat untuk meningkatkan fungsi-fungsi manual tertentu. Tulisan artikel ini contohnya. Artikel ini bisa di tulis dengan tulisan tangan, tetapi kualitas, kecepatan dan keakuratan tulisan bisa sangat di tingkatkan dengan penggunaan word processor. Alat-alat yang kita gunakan bisa sangat rumit atau sangat sederhana. Sebuah pengungkit untuk memindahkan batu yang besar adalah alat yang sederhana yang hanya membutuhkan pengetahuan yang sedikit untuk menggunakannya, sedangkan computer adalah alat yang rumit yang membutuhkan pengetahuan yang banyak untuk menggunakannya. Alat-alat bisa meningkatkan efisiensi dan kepraktisan tugas-tugas manual. Tanpa alat-alat pekerjaan kita akan lebih sulit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk menggunakan alat apa saja, bahkan yang paling sederhana, membutuhkan pengetahuan dasar tertentu yang akan menjadi aksi refleks alam sadar. Menggunakan word processor contohnya, tugas mengetik masuk ke pikiran. Anggap saja kita bisa membaca dan menulis, kata-kata yang muncul di layar monitor dan akhirnya di atas kertas di transfer dari otak ke ujung jari-jari sebagaimana yang di pikirkan. Ini adalah aksi refleks alam sadar. Dengan kata lain, di saat mengetik, jari-jari dapat mencari tombol-tombol yang benar untuk membentuk kata-kata tanpa harus memikirkan letaknya setiap masing-masing tombol, tetapi aksi ini harus di pelajari. Aksi-aksi refleks yang umum seperti berkedip atau bernafas tidak perlu di pelajari, tetapi aksi-aksi refleks alami perlu di pelajari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Senjata karate pun tidak terkecuali, mereka adalah alat-alat yang sederhana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan power, menambah jangkauan dan menyediakan proteksi diri. Senjata tersebut juga menambah dimensi lain dalam latihan. Usaha fisik yang lebih di perlukan dalam memegang senjata, dengan demikian akan meningkatkan kekuatan dan stamina. Karena daya ungkit dan momentum dari ayunan, latihan senjata dapat di anggap sebagai bentuk latihan beban dan gerak badan. Dengan peningkatan dalam kesadaran masyarakat umum akan kesehatan, segala upaya untuk meningkatkan kesehatan akan selalu di sambut dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Angkat beban adalah sebuah cara untuk meningkatkan kekuatan dan kegunaan dari tubuh kita sendiri. Beban dapat meningkatkan otot dan kekuatan tetapi hanya bisa sedikit meningkatkan refleks-refleks alami. Bebannya (barbell) di angkat diatas kepala atau di atas dada dalam garis lurus dan meningkatkan otot hanya di satu area saja. Latihan senjata sebagai bentuk latihan beban meningkatkan kekuatan dalam gerakan dan aplikasi, tetapi tidak menambah otot dan kekuatan yang dapat diperoleh dari mengangkat beban “mati”. Latihan senjata menambah dimensi lain dalam gerakan yang di ciptakan saat menggunakan senjata, melatih otot-otot bersamaan dengan melakukan serangan. Hal ini dapat meningkatkan kekuatan di dalam gerakan itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk memahami secara keseluruhan dari latihan senjata, adalah penting untuk juga memahami tujuan kata (jurus). Sebagaimana di jelaskan, kata adalah suatu rangkaian teknik dan langkah kaki di dalam satu set urutan dan pola. Kata juga adalah merupakan suatu cara untuk meningkatkan aksi-aksi refleks alam sadar. Dengan kata lain, kata melatih tubuh, lengan, kaki dan pikiran untuk bereaksi terhadap situasi tanpa harus “berpikir” terlebih dulu terhadap setiap gerakan. Kata meningkatkan aksi-aksi refleks.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kembali ke contoh mengetik, mereka yang tidak pernah mengetik dan kita yang ingat pengalaman pertama kita tahu bahwa betapa menghabiskan waktu dan sulit untuk mengetik sebuah dokumen yang besar, dengan harus mencari setiap tombol huruf untuk di ketik. Apalagi yang mengetik dengan menggunakan 10 jari. Tetapi saat skill meningkat, sangatlah mungkin sekali untuk mengetahui kesalahan yang di buat bahkan tanpa melihat pada tombol atau kertas. Aksi-aksi refleks dapat di pelajari dan kata (jurus) adalah cara yang di gunakan untuk mempelajari aksi-aksi refleks beladiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Mempelajari gerakan senjata dan langkah kaki (footwork) jurus (kata) beladiri senjata dan membandingkannya dengan teknik-teknik beladiri tangan kosong adalah merupakan nilai yang sesungguhnya dari latihan senjata. Sebagaimana di jelaskan di awal bahwa semua kata (jurus) meningkatkan aksi-aksi refleks. Gerakan-gerakan alami kata tangan kosong adalah pararel dengan kata senjata dan perpanjangan gerakan-gerakan dan teknik-teknik bawah sadar di tanamkan ke dalam otak untuk penggunaan di masa depan. Fokus ini tidak hanya menguatkan teknik-teknik senjata tetapi juga menguatkan banyak teknik-teknik tangan kosong yang paralel dengan teknik senjata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Mereka yang familiar dengan katana mengetahui nilai-nilai latihan pedang. Otot-otot di bagian lengan bawah dan lengan bagian belakang meningkat, bersamaan dengan di ayunkannya katana ke arah bawah. Gerakan atau posisi yang hampir tidak kentara dalam memegang katana saat mengayunkannya meningkatkan kekuatan pada jari-jari telunjuk dan lengan untuk serangan tangan kosong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Satu alasan terakhir untuk latihan senjata adalah untuk melestarikan nilai-nilai artistik dari cara bertempur kuno. Kita selalu berusaha untuk melestarikan masa lalu dengan meletakkan relik-relik di museum atau melalui koleksi-koleksi benda-benda seni. Usaha yang di keluarkan dalam penggunaan senjata-senjata kuno ini sebagai benda-benda perang juga jangan sampai di lupakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Senjata mungkin kurang menarik pada zaman sekarang ini karena kurang praktis dalam penggunaan sehari-hari sebagaimana digunakannya di zaman dulu, tetapi peningkatan teknik-teknik tangan kosong, refleks-refleks dan peningkatan fisik yang di dapat dari latihan senjata adalah lebih dari cukup sebagai alasan untuk latihan senjata. Dengan latihan ini, datanglah perasaan percaya diri, kesehatan dan satu langkah lebih maju dalam penguasaan diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Catatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Saat Sekiguchi Sensei di tanya kenapa kita perlu latihan style ilmu pedang samurai kuno sedangkan kita hidup di zaman modern ini, beliau menjelaskan bahwa Yamauchi-ha MJER Iaijutsu di dasari atas respect, beauty dan personal spirit. Melalui latihan yang ketat anda akan belajar respect terhadap kedisiplinan, pedang anda dan orang lain. Anda bisa melihat keindahan (beauty) di dalam bentuk Iaijutsu dan katana. Personal spirit anda akan tumbuh bersamaan dengan saat anda menjumpai kebebasan dan ruang untuk ide-ide anda sendiri didalam aturan-aturan yang mengatur penggunaan pedang. Respect, beauty dan personal spirit harus menjadi sebuah kunci bagian kehidupan seseorang yang hidup di era manapun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sekiguchi Sensei menjabat sebagai Presiden dari International Association of Iaido dan Presiden dari Japanese Association of Classical Martial Art Iaido. Di tahun 1995 beliau mendapatkan penghargaan oleh Nihon Budokan, organisasi beladiri terkemuka di Jepang, yang berlokasi di bekas bangunan Castle Edo di Tokyo, karena jasa beliau yang sangat luar biasa dalam melestarikan traditional martial arts.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;from &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://www.forumbeladiri.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.forumbeladiri.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115823609462493679?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115823609462493679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115823609462493679&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115823609462493679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115823609462493679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/09/keahlian-menggunakan-senjata-dalam.html' title='Keahlian Menggunakan Senjata dalam Ilmu Beladiri'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115676901603391343</id><published>2006-08-28T05:35:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Pencak Silat masih Hidup Di Jakarta</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:85%;" &gt;Oleh: Korano Nicolash LMS&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/em&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Kita boleh bangga, pencak silat yang menjadi satu-satunya seni bela diri tradisional bangsa Indonesia telah berkembang pesat di negara-negara Eropa bahkan hingga Amerika Serikat. Tetapi bagaimana dengan pembinaan pencak silat di Jakarta dan sekitarnya? Meski tampaknya sepi, ternyata pembinaan itu masih marak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bukti bahwa pencak silat masih hidup terlihat ketika Pengurus Pusat Persatuan Pencak Silat (PPS) Putra Betawi mengadakan pertunjukan yang menampilkan berbagai perguruan pencak silat yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Senin (21/8) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Pertunjukan kali ini memang sengaja kami lakukan di mal. Sebab selain ingin lebih mendekatkan pencak silat kepada anak-anak muda kita, yang saat ini lebih senang memilih mal sebagai tempat menghilangkan kejenuhan. Juga agar masyarakat tahu kalau pencak silat hingga saat ini masih ada di Jakarta," ujar Sanusi dari Seksi Tradisional PPS Putra Betawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hanya memang, ujar Bang Uci, begitu panggilan Sanusi yang berasal dari Perguruan Pencak Silat Pusaka Jakarta itu, dari 400 aliran yang ada di Jakarta dan sekitarnya, hanya sekitar 23 perguruan saja yang bisa ikut ambil bagian dalam pertunjukan pencak silat yang diorganisasi oleh PPS Putra Betawi.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Secara keseluruhan, pementasan yang berlangsung di Plaza Cibubur, Jakarta Timur, tersebut berlangsung menarik karena cukup banyak pengunjung mal yang berusaha melihat sendiri irama-irama gambang kromong yang ternyata beralih menjadi Gendang Pencak.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Menurut Uci, hanya satu kelemahan utama sekaligus menjadi kunci maju tidaknya pencak silat di Jakarta, yakni masalah kedisiplinan. "Sebab dalam undangan sudah kami ingatkan agar para pengurus perguruan yang ingin ambil bagian segera mendaftarkan diri mulai pukul 07.00 sampai pukul 08.00. Ternyata sampai pukul 18.00 masih ada yang mau mendaftarkan diri."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Ya, saya sih berharap ke depan, baik itu pengurus, anak-anak kami sendiri, juga harus disiplin sehingga kalau pencak silat ini masih tetap dikenal di penjuru dunia. Kami-kami ini juga bisa sombong karena kedisiplinan orang-orang pencak silatnya," kata Uci, yang kini sudah memasuki usia 74 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Uci juga menyampaikan rasa syukurnya karena pertunjukan tersebut bisa dilaksanakan di Plaza Cibubur, sekalipun agak jauh dari pusat kota. "Ya, namanya juga gratisan. Kan yang punya mal itu Ketua Umum Persatuan Pencak Silat Putra Betawi Haji Deddy Suryadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami hanya berharap kerja sama serupa juga bisa dilakukan dengan mal-mal lainnya dalam rangka terus menghidupkan pencak silat di Jakarta dan sekitarnya," kata Bang Uci. yang pernah menjadi instruktur beberapa film pencak silat layar lebar pada tahun 1960-an hingga tahun 1980-an, mulai dengan film Si Jampang Mencari Naga Hitam.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kegiatan tersebut mendapat acungan jempol dari Rachmat Gobel, Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). "Kami sangat menghargai semua upaya yang sudah dilakukan Persatuan Pencak Silat Putra Betawi. Mereka ikut memperkenalkan dan melestarikan pencak silat di dalam negeri," kata Rachmat.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebab, tambah Rachmat, yang juga Ketua Harian Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (Persilat), bagaimanapun perkembangan pencak silat di berbagai pelosok mancanegara harus tetap didukung oleh perkembangan pencak silat di negara asalnya, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Makanya, saya juga berharap kita tidak hanya mempertahankan keberadaan pencak silat, tetapi juga harus mampu mengembangkan pencak silat di negeri sendiri. Entah itu dengan menambah jurus-jurus wajib baru atau dengan menetapkan peraturan baru yang mampu menjadikan setiap pertandingan menjadi lebih fair," ujar Rachmat Gobel.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Di samping itu, kata Rachmat, Persatuan Pencak Silat Putra Betawi perlu menghidupkan kembali beberapa agenda pertandingan yang sebelumnya pernah ada. Agar para pesilat di Jakarta mempunyai tujuan setelah berlatih di perguruan masing-masing. "Sebab, dulu saya masih ingat pencak silat DKI Jakarta dan sekitarnya ini memiliki turnamen dalam rangka memperebutkan Piala Kepala Kepolisian Metro Jaya atau Piala Panglima Komando Daerah Militer Jakarta Raya," ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Deddy Suryadi bersama pengurus PPS Putra Betawi memang langsung berpikir cepat. "Kami sendiri sebenarnya tengah membicarakan bentuk kejuaraan apa yang akan dilaksanakan setiap tahunnya. Apa memang harus mengacu kepada peraturan PB IPSI atau cukup dengan peraturan PPS Putra Betawi, yang memang jarang dilaksanakan," katanya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tentu ada plus-minusnya. Sebab kalau tidak mengikuti peraturan PB IPSI, ada kemungkinan akan terjadi keributan dalam kejuaraan yang akan diadakan PPS Putra Betawi itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Tetapi, kalau hanya mengikuti peraturan PB IPSI, event tersebut tidak akan menarik lagi karena pertandingan PB IPSI itu kan sudah biasa. Untuk itulah, saat ini kami masih terus membahas bersama teman-teman di PPS Putra Betawi," ujar Deddy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Sebenarnya," tambah Tubagus Bambang Sudrajat dari Perguruan Pencak Silat Cingkrik Goning, "Jangankan kejuaraan tetap, untuk tampil di mal seperti yang dilakukan PPS Putra Betawi sekarang ini saja sudah istimewa bagi kami. Jelas akan lebih baik lagi kalau PPS Putra Betawi mau membuat turnamen tetap dengan jadwal yang tetap pula. Waktunya silakan tentukan sendiri."&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sungguh banyak aliran pencak silat yang ada di Jakarta dan sekitarnya, sekalipun kemudian hanya beberapa perguruan pencak silat saja yang ambil bagian dalam pertunjukan tersebut. Sebut saja, seperti Perguruan Pencak Silat Mustika Kwitang, Sikak Mas Jatayu; Tiga Berantai, yang merupakan Perguruan Pencak Silat Ketua Umum PPS Putra Betawi Deddy Suryadi; Syahbandar, Pusaka Jakarta, Permata Sakti, Kancing 7 Bintang 12, Sin Lam Ba, Sutera Baja, Bakti Tama dan Perguruan Pencak Silat Cingkrik Goning yang berpusat di Kedoya, Jakarta Barat.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;Perguruan tua &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hampir sebagian besar dari perguruan di atas merupakan perguruan tua. Lihat saja seperti Perguruan Pencak Silat Sikak Mas Jatayu yang didirikan tahun 1957. Sejak bergabung dalam PB IPSI pada tahun 1978 sudah banyak pesilat yang didadar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Selain di wilayah Jakarta, perguruan ini juga diminta jajaran kepolisian untuk memberikan bekal bagi para calon pimpinan kepolisian yang tengah menyelesaikan pelajarannya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), sejak tahun 1973 hingga 1978.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lain lagi dengan Perguruan Pencak Silat Cingkrik Goning, yang kini ditangani Tubagus Bambang Sudrajat (52). Sejak dikembangkan, Goning, perguruan silat yang lebih mengutamakan lompatan (cingkrik), itu sudah memiliki lebih dari 12 cabang di lima wilayah DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Perguruan kami ini masih memiliki hubungan dengan Cimande karena memang asalnya dari daerah Banten," kata Bang Ajat, begitu panggilan akrab Tubagus Bambang Sudrajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Mau yang lebih tua lagi juga ada, yakni Perguruan Pencak Silat Kancing 7 Bintang 12 yang sejatinya ilmunya dari daerah Cabang Bungin, Karawang, dekat Rengas Dengklok. "Ilmu perguruan ini di bawa Pak Sulaiman ke&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jakarta yang tinggal di Petojo, pada tahun 1832," tutur Mansyur Sakban (61), yang membuka cabang di Depok.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Ilmu Kancing 7 Bintang 12 yang permainannya lebih menyerupai gerakan kera itu diajarkan kepada Hanafi yang tinggal di Kwitang. Saat Hanafi meninggal pada tahun 1960, ilmu tersebut sudah diturunkan kepada Zakaria putra Hanafi. "Sekarang ini ilmu pencak Kancing 7 Bintang 12 ini sudah menyebar ke berbagai wilayah termasuk beberapa kota di luar Jakarta. Seperti di Bogor, maupun Tasikmalaya," kata Mansyur, murid Zakaria.&lt;br /&gt;Berkembangnya pencak silat di Jakarta sungguh menggembirakan. Semua pesilat asing akan kembali ke Indonesia untuk mencari akar ilmu yang mereka pelajari di negeri asalnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0608/25/or/2903081.htm"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0608/25/or/2903081.htm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Jadi Penjaring Wisatawan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Perkembangan seni ilmu bela diri tradisional bangsa kita, pencak silat, ke berbagai pelosok mancanegara sudah menjadi cerita lama. Buktinya sudah cukup banyak. Salah satunya dengan kedatangan pesilat-pesilat asing yang setiap tahun bisa mencapai ratusan orang ke Indonesia.&lt;br /&gt;Mereka bahkan tak jarang datang langsung ke pusat perguruan-perguruan induk mereka. Seperti Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati di Madiun, Tapak Suci di Yogyakarta, Bakti Negara di Bali, atau ke Perguruan Pencak Silat Keluarga Pencak Silat Nusantara dan Putra Betawi yang berada di Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pedepokan Pencak Silat Indonesia yang terletak dekat Kompleks Taman Mini Indonesia Indah, di wilayah Jakarta Timur, juga menjadi salah satu tujuan utama bagi para pesilat asing yang ingin memperdalam ilmu mereka. "Setiap tahunnya bisa mencapai ratusan pesilat," ujar Rustadi Effendi, Kepala Pedepokan Pencak Silat Indonesia.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dan memang, lanjut Rustadi yang juga Wakil Ketua Harian Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (Persilat) itu, tidak jarang para pesilat asing itu kalau datang ke Jakarta bersama keluarga mereka. "Kadang ada juga yang datang membawa rekan-rekan mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Beruntung memang bagi perguruan pencak silat yang sudah memiliki pedepokan mereka sendiri. Lihat saja seperti Pedepokan Pencak Silat Pamor yang terletak di daerah Pasar Minggu. Pedepokan tersebut secara tidak langsung juga menjadi tempat tujuan para pesilat asing dari Perguruan Pamor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Banyaknya pesilat asing yang berada di luar negeri membuat Perguruan Pencak Silat Pamor yang berasal dari Madura itu membuat pedepokannya di Jakarta. "Memang dengan begitu kami bisa lebih terbantu. Sebab kami tidak perlu mencari penginapan yang tentu harganya jauh lebih mahal kalau dibandingkan bisa menginap di pedepokan sendiri," tutur Tonjes Phinodiald, guru Perguruan Pencak Silat Pamor Eindhoven, Belanda, yang belum lama ini datang ke Indonesia untuk mengisi liburan musim panas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:85%;" &gt;Pariwisata &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pengembangan ilmu seni bela diri tradisional Indonesia ini sebenarnya bisa dipadukan dengan pariwisata kita yang tidak akan pernah habis. Karena ini merupakan bagian dari tradisi, maka bisa masuk ke dalam wisata budaya dalam kota.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Hanya memang syarat utamanya, perguruan bersangkutan harus sudah memiliki pedepokan sendiri sehingga kelak bisa dimasukkan ke dalam rencana wisata kota Jakarta misalnya. Apabila hal ini tercapai, tentu sekali dayung satu dua pulau terlampaui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bangsa Indonesia bisa melestarikan budaya Betawi atau Bali, misalnya, kegiatan itu juga dapat menjadi titik penyebaran pencak silat yang memang hingga saat ini Persilat masih terus berupaya agar seni bela diri bangsa Indonesia ini bisa menjadi salah satu cabang yang resmi dipertandingkan di Asian Games. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bahkan, jika perkembangannya terus menunjukkan peningkatan, bukan tidak mungkin kelak pencak silat akan menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan di Olimpiade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Persatuan Pencak Silat Putra Betawi tentu mempunyai kesempatan untuk menjadi pusat dari 400 aliran pencak silat yang bernaung di bawahnya. Apalagi menurut Sanusi dari Seksi Tradisional PPS Putra Betawi, salah satu anggota PPS Putra Betawi memang sudah membicarakan untuk kemungkinan mendirikan pedepokan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan mempunyai pedepokan sendiri, bukan hanya akan menjadi pusat berlatih atau pengembangan semata, tetapi juga dapat menjadi tempat untuk melaksanakan kejuaraan-kejuaraan, termasuk festival pencak silat Betawi yang akan menjadi tontonan menarik warga Jakarta dan sekitarnya," tutur Bang Uci, begitu panggilan akrab Sanusi, yang berasal dari Perguruan Pencak Silat Pusaka Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Benahi transportasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada satu masalah yang sungguh kompleks, yakni transportasi kota Jakarta. Transportasi di ibu kota negara ini berbeda dengan transportasi di kota-kota besar di Asia Tenggara atau di Eropa yang sudah memiliki sistem transportasi yang baik, bahkan bisa dikatakan nyaman.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Di Jakarta pihak swasta dan pemerintah daerahnya tidak berjalan seiring. Entah itu karena tawaran swasta yang tidak memberikan prospek kepada pemerintahnya atau karena pemerintah tidak mau permainannya diketahui swasta.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yang jelas, sampai saat ini monorel mungkin akan tinggal cerita, sementara proyek busway sudah merusak dan mempersempit ruang hijau Jakarta. Kalau begitu, apa yang bisa diharapkan dari perubahan signifikan pada transportasi di wilayah Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal tersebut, rasanya tidak salah kalau Ketua Umum Persilat Eddy Marzuki Nalapraya merasa perjalanannya menjaga keramat bangsa ini ditinggalkan pemerintah. (NIC)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0608/25/or/2903299.htm"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0608/25/or/2903299.htm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115676901603391343?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115676901603391343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115676901603391343&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115676901603391343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115676901603391343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/pencak-silat-masih-hidup-di-jakarta.html' title='Pencak Silat masih Hidup Di Jakarta'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115676848453662855</id><published>2006-08-28T05:28:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Apakah Pencak Silat Menuju Titik Jenuh</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Krisis ekonomi memang tidak secara langsung membuat kegiatan olahraga ditanah air sedikit menyurut, namun dampaknya sangat terasa disegala sector kehidupan termasuk olahraga pencak silat. Sesungguhnya tidak hanya pencak silat saja yang mengalami penurunan kuantitas kegiatan maupun peminatnya, olahraga beladiri lainpun mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis ekonomi sebenarnya tidak ada hubungan relevansi yang khusus terhadap minat masyarakat dalam berolahraga, karena olahraga adalah salah satu kebutuhan manusia dalam memenuhi tingkat derajat kesehatannya, dan kecendrungan inilah masyarakat pada umumnya mencari alternative olahraga yang ekonomis dan tidak membutuhkan ikatan waktu yang khusus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;Olahraga beladiri saat ini dinilai bukan sebagai olahraga yang ekonomis malah terkesan serius dan membuang-buang waktu. Berbeda dengan olahraga rekreasi yang tetap diminati oleh semua lapisan masyarakat, karena sifatnya yang fleksibel tadi menyebabkan olahraga ini sangat cocok begi mereka untuk memenuhi kebutuhan dalam sarana berolahraga, bahkan olahraga rekreasi dapat dikombinasikan dengan olahraga wisata yang tentunya akan semakin menarik, contohnya bersepeda atau jongging yang dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, olahraga ini bisa dilakukan di jalanraya atau sambil rekreasi di daerah pegunungan yang sejuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;Perlu diakui bahwa olahraga beladiri memang belum bisa memberikan kenikmatan sebagai olahraga rekreasi karena sifatnya lebih khusus dan baku, sebagai contohnya membutuhkan tempat dan waktu yang khusus untuk menghindari cidera dibutuhkan lokasi latihan yang luas dan terikat pada waktu latihan yang khusus karena biasanya olahraga beladiri dibutuhkan kelompok maupun seorang pelatih yang memberikan materi khusus kepada murid-muridnya, walaupun demikian tidak ada larangan bagi yang melakukannya sendiri baik di rumah bersama keluarga walaupun hal ini jarang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Faktor yang dijelaskan diatas hanya sebagian kecil kendala yang dihadapai oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya dalam hal berolahraga beladiri karena factor ekternal lainnya masih cukup banyak. Terlepas dari krisis ekonomi yang melanda Indonesia hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun CitraSering sudah dalam setiap diskusi ataupun dalam tulisan sebuah buku yang menyatakan bahwa “Pencak silat adalah Budaya bangsa yang harus dilestarikan keberdaannya sebagai jati diri bangsa”. Yang kenyataanya masyarakat seolah tidak peduli dengan selogan-selogan tersebut, pertanyaan selanjutnya adalah apakah penyebab masyarakat kurang menghargai budaya bangsa sendiri. Tentunya hal seperti ini harus mendapatkan jawaban yang realistis bila perlu diadakan penelitian terutama dimasyarakat umum. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebelum terjawab oleh data penelitian yang rumit sebenarnya kita semua sudah mengetahui jawaban yang umum dan bahkan tidak asing lagi ditelinga kita yaitu citra atau image “kampungan”,citra inilah yang selalu setia melekat di masyarakat pada umumnya. Dan usaha merubah citra ini memang sangat sulit bahkan rumusan dan strategi apa lagi yang harus dicari untuk meluruskan makna “kampungan” menjadi makna kampungan yang bergengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Image Pencak silat yang tak kalah populernya adalah ketertutupan, keterasingan dan sejenisnya tampaknya sudah menjadi sangat klise di Indonesia, setiap kali orang membicarakan pencak silat dibumi persada ini. Kita patut prihatin dan menuding beberapa variable yang menyebabkan masyarakat lesu darah, jenuh atau malah alergi terhadap pencak silat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;Pencak silat yang berkembang di Indonesia saat ini, sebetulnya sangat beragam sebagai contohnya saja, silat olahraga, silat beladiri, silat tenaga dalam hingga silat yang bercampur aduk dengan ilmu-ilmu lainnya, pilihan ini seharusnya membuat masyarakat memiliki satu pilihan tepat, terkadang masyarakat terlalu naïf menilai seluruh silat adalah sama tidak ada bedanya, presepsi dan cara menilai mereka adalah wajar, karena masyarakat mendapatkan informasi mengenai keunikan silat dari satu sisi yang sering dipublikasikan oleh media, yang terkadang agak berlebihan dan mengeneralisasikan seluruh pencak silat yang ada di bumi Persada ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencak silat sebagus apapun, bila tidak dipublikasikan secara benar dan baik akan menghasilkan image yang menjenuhkan, orang awam pun dapat menilai dengan mudah setiap ada atraksi pencak silat pasti disana ada unsur-unsur magis mewarnainya, sesungguhnya unsur magis hanya tambahan bahkan hanya sebagian kecil untuk diandalkan untuk beladiri maupun dalam berolahraga prestasi, dan itulah pentingnya peranan media dalam menentukan presepsi public.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Agaknya masalah pencak silat di Indonesia yang berhubungan masalah sosialisasi tidaklah sesederhana itu, dibutuhkan peranan para intelektual, mahasiswa, pakar, pengusaha, penguasa, simpatisan, pemerhati, hingga kritikus dalam memberikan wacana, dan realisasi yang matang. Sumber daya Manusia adalah jawaban yang mutlak agar masyarakat memiliki refensi dan pola dalam memperoleh informasi dan pengetahuan. Karenanya sosialisasi mengenai olahraga beladiri pencak silat merupakan proses yang menyeluruh dalam proses internalisasi kedalam pemikiran masyarakat, yang harus digeledah adalah kebutuhan olahraga beladiri seperti apa yang menjadi daya tarik mereka, apakah “murni olahraga, beladiri atau olahraga sebagai hiburan untuk menyalurkan hobi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;Menjadikan Pencak Silat sebagai hobi adalah pemikiran yang realistis saat ini, karena akan terbentuk kandungan kesenangan yang tidak dapat dinilai, dan tidak mengubah keaslian dan kehilangan coraknya, sosialisasi pencak silat menjadi olahraga hobi seperti halnya tinju atau sepak bola membutuhkan media yang tepat dan terbuka, dan factor social, kondisi ekonomi dimasyarakat menjadi tolak ukur dalam mensukseskan gerakan massal dalam memperkenalkan pencak silat yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;Namun bila kejenuhan masyarakat belum bisa terobati, tampaknya jalan apapun kalau sifatnya hanya elementer atau gradual tidaklah berarti bahkan sia-sia, bila sudah sedemikian resistennya “kejenuhan “itu apakah dipelukan pengobatan yang membutuhkan operasi besar-besaran atau lebik ekstrem lagi dengan cara-cara radikal yang mendasar yaitu biarkan pencak silat terasing, barangkali justru dari keterasingannya itulah pencak silat mampu membentuk dimensi yang baru dan unik dengan image yang mampu menemukan audiensnya secara selektif. Sejarah telah mengajarkan pada kita bahwa ide-ide besar terlahir dari keterasingan, bahkan ada istilah “kecil itu indah”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Yanweka&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Anggota Forum Pelestari dan Pecinta Pencak Silat Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115676848453662855?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115676848453662855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115676848453662855&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115676848453662855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115676848453662855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/apakah-pencak-silat-menuju-titik-jenuh.html' title='Apakah Pencak Silat Menuju Titik Jenuh'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115618077530758425</id><published>2006-08-21T10:02:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Para Pendekar Berlaga Dalam Festival SIlat Betawi 2006</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Jakarta(21/08/2006&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;)&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Tepatnnya hari ini, kabar yang sempat di siarkan 2 bulan lalu benar-benar terealisasi, bertempat di Plaza Cibubur-JakartaTimur. Berbagai jurus dan langkah dari berbagai aliran beladiri Betawi di peragakan, unik, cantik, indah, ganas, memukau dan berbahaya berhasil di peragakan oleh pendekar maupun pesilat Batavia dalam festival silat Betawi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Menurut Ketua Panitia (&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sdr. Rahmat) dalam PPS Putra Betawi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; punya gawe yang kali ini, kurang lebih ada 20 perguruan silat Betawi yang diundang untuk tampil dalam acara ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Disamping tujuan utamanya untuk mendokumntasikan pencak silat Betawi yang mulai tenggelam, event ini juga tidak lain di selenggarakan untuk saling mempererat tali silaturahmi dan persahabatan &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;pesilat&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Betawi khususnya dan warga Betawi pada umumnya.Ternyata, pertunjukan yang di adakan seharian ini cukup membawa kesan bagi orang-orag yang sempat datang menyaksikannya, cukup patut untuk yang di jadikan teladan bagi kita. Bahwasanya, tidak hanya pria saja yang pantas menyandang predikat pesilat, wanitapun dapat menyandang gelar yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Pasalnya, benar tidak hanya pria kekar dan berotot saja yang tampil memperagakan kebolehannya, tapi ibu-ibu juga turut ambil bagian di sana dalam memperagakan gerak pencak dengan &lt;em&gt;gemulai&lt;/em&gt;, penuh makna, dan berbahaya yakni gerak silat yang terus di lestarikan secara turun temurun di kalangan masyarakat betawi.Ingat wanita betawi seperti mereka tidak boleh di pandang sebelah mata tentunya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Lain hal cerita para pendekar dewasa, serta para pesilat remaja. Menyinggung &lt;em&gt;metode pengajaran dan pelatihan&lt;/em&gt; pencak silat Betawi (&lt;em&gt;mainan, red&lt;/em&gt;) tidaklah semuanya tertinggal, dilihat dari keikut sertaannya para pesilat anak-anak (&lt;em&gt;pesilat kecil,red&lt;/em&gt;) disana, serasa mengajak kita untuk sama-sama membuka mata lebar-lebar. Bahwasanya, para pendekar Betawi dewasa yang mahir dan pilih tanding yang tampil dan kita lihat sekarang ini, tidaklah terlahir melalui proses instant, melainkan telah di mulainya pelatihan dan pendidikan pencak silat sejak dini pada anak-anak pra-remaja. Tidaklah cukup apabila hanya mengandalkan kursus-kursus kilat pada beberapa guru yang hebat, seandainya bisa pastilah tidak terlalu maksimal hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Pengajaran pencak silat pada anak sejak dini pada anak-anak, tidaklah mengakibatkan resiko-resiko yang berlebih yang kita takutkan. Justru, hal ini seharusnya sangatlah mendukung perkembangan, serta pembentukan fisik, dan mental juga otak yang kuat. Timbulnya mental yang berani pada mereka diartikan berani dalam berinteraksi dengan orang yang lebih dewasa di lingkungan rumah tempat dia di bina, tapi berani juga pada saat di dalam kelas si anak juga di harap menjadi siswa yang menonjol dan aktiv saat mengikuti pelajaran sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh; saat mewawancarai &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;em&gt;Adik Alfian&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; (&lt;em&gt;3th, siswa SDI Muslimin-Jkt&lt;/em&gt;) sebagai salah satu pesilat anak-anak pada acara ini, dengan nada tenang dan bersahabat pada saya selaku orang asing baginya, dia menjawab semua pertanyaan dari saya tentangnya. Terus terang saya kagum, betul-betul berani anak ini, dan saya yakin betul dia pasti cerdas. Tebakan Saya tentunya terbukti benar , saat dia ikut pentas dalam peragaan pencak silat mewakili “Putra Betawi ” dengan peragaan merobohkan pesilat dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sungguh spektakuler dan benar-benar memukau pemirsa pengunjung mal di kawasan Cibubur yang dingin, dengan di tandai pemukulan &lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Gong pusaka”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; oleh &lt;em&gt;Bp. Edy Nalapraya (Persilat),&lt;/em&gt; sebelum peragaan jurus di mulai. Event yang diadakan dalam rangka turut memeriahkan suasana semangat peringatan HUT RI Ke-61 ini mengambil tema,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Dalam Rangka Hut RI Ke-61, Bersama Kita Bangkitkan Pencak Silat Putra Betawi Sebagai Warisan Leluhur Kita”.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Diakhir acara di tutup dengan peragaan permainan golok dan toya oleh &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Bp. H. Zakaria&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;, tetap dapat bersilat mengagumkan dengan penghayatan gerak dan fleksibelitas tinggi, dalam usianya yang &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;usur &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;dapat tampil dengan sempurna, mengeluarkan seluruh tenaganya dari setiap gerakan diriingi dengan kecepatan dan &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;tenaga ledak&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; yang tinggi, dan tidak lama setelah itu acara ditutup secara resmi dengan doa oleh &lt;/span&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Bp. Sanusi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;, menandakan hari itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;acara usai dan bersyukur telah terlaksana tanpa halangan yang berarti.(&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;By Mas ezra&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115618077530758425?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115618077530758425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115618077530758425&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115618077530758425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115618077530758425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/para-pendekar-berlaga-dalam-festival.html' title='Para Pendekar Berlaga Dalam Festival SIlat Betawi 2006'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115597751677448501</id><published>2006-08-19T01:30:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Dokumentasi Cingkrik Goning “Beladiri Khas yang mulai terkikis Jaman”</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bicara soal Cingkrik Goning pasti inget pak Bambang, inget-inget pak Bambang pasti inget beladiri nya yang khas cingkrik goning,he… ko jadi muter-muter ya..!!!! &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Jakarta(12/08/06).&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Memang kata orang Betawi punye banyak cerite eh…jadi kebetawi-betawian sih ngomongnya, replay ajah !... Memang Betawi punya banyak cerita dan kenangan, tidak hanya punya kenangan pilu tapi juga banyak kenangan yang indah yang patut di ceritakan kembali seperti beladiri yang satu ini, &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;“Mainan Cingkrik Goning” asuhan Bapak Tb. Bambang dari Bekasi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saya mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam pertemuan kecil di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, bersama beberapa rekan dari forum Pelestari Pencak Silat Tradisioal Indonesia untuk mendokumentasikan Mainan dari Betawi Cingkrik Goning, Saya datang 10 menit sebelu jadwal yang di tentukan untuk acara tersebut. Setelah menunggu kurang lebih 30 menit akhirnya datang juga yang di nanti, Rombongan dari Perguruan Beladiri Betawi Cingkrik Goning datang sesuai yang di jadwalkan, di sambut oleh kami selaku forum dan &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Pak Oong selaku tuan rumah di padepokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;Tidak hanya kita yang di sana ternyata ada satu orang asing yang datang sesaat sebelum rombongan itu datang, usut punya usut dia punya nama&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt; “Rey” bule dari Amerika&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; yang ikut &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;privat latihan pada Bapak TB. Bambang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, dengan bahasa Indonesia yang cukup lumayan dengan ramah ia menyapa dan membuka obrolan sebelum peragaan di mulai. Sedikit cerita, selain sebagai pecinta silat Indonesia dia juga pengamat milis silat bogor juga lho, walau dia masih sungkan untuk angkat bicara dalam diskusi via milis dari nada bicara yang pelan penuh kespanan dia menceritakan pengalamannya mencari Guru silat di Indonesia sampai akhirnya dia belajar “Cingkrik Goning” sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat berselang stelah semuanya siap kami akhirnya memulai cara inti, peragaan pertama di lakukan sendiri oleh Guru Besar Cingkrik Goning, dengan bersemangat akhirnya beliau menyelesaikan &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;peragaan ke -12 jurus Cingkrik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; padahal tadinya cuman 10 lho, di tambah dari muridnya ada 5 jurus yang di peragakan. Dilanjutkan dengan aplikasi beladiri praktis dengan aplikasi teknik-teknik yang cukup unik, sebagai Sebagai sparing partner dari forum di wakili oleh Mas Iwan Setiawan yang kebetulan ikut hadir sebelum berangkat mengajar di tempat yang tidak jauh dari padepokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat beberapa teknik yang sempat di peragakan, pasti semua yang hadir merasa tertipu dengan penampilan Bapak TB. Bambang yang kecil dan tidak tinggi namun beliau dengan mudah menjatuhkan lawan sparingnya yang lumayan berat posturnya di banding beliau, tak ayal Mas Iwan yang merasa penasaran ingin menjajal kebolehan sang guru besar, akhirnya lagi-lagi dapat di jatuhkan dengan 1 atau 2 langkah dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;Diselingi tawa penonton mereka pun terus mencoba aplikasi teknik dari Mainan Cingkrik terutama si Sparing partner yang terus ingin menghilangkan asa penasarannya walau akhirnya sambil tertawa bersama merka sama-sama menyerah dan menyudahi peragaan itu, terang ajah satu kecapean karena sudah umur dan yang satu lagi sudah jelas kalau dia sudah cukup, mungkin saja kapok ya … karena jatuh-bangun terus, he… jadi kaya lagu…(…”jatuh bangun aku, menyerang mu….”ups maaf…?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pragaan sambil berbincang kami semua melepas kelelahan dengan tawa, kebetulan ada ada dua tokoh silat lagi yang hadir “Pak Edward” dan &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;em&gt;“Pak Saukat”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; dari Tanah Abang yang akrab di kenal sebagai &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Mr. Popeye&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; julukan yang di berikan oleh orang-orang yang dekat dengan beliau karena tangan beliau yang besar membentuk tangan Popeye si tokoh kartun yang “macho”. Kehadirannya memberikan suasana kehangatan tersendiri karena dari pada pertemuan itu memberika moment tersendiri ke-3 sahabat (Pak Oong, Pak Edward, Pak Saukat) untuk saling curhat dan dari cerita mereka membuat yang muda seperti Saya ikut terbawa dalam tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu juga kami menyempatkan diri untuk turut mewawancari Pak TB. Bambang selaku guru besar, dari sana kta mendapatkan informasi lansung dari belay seputar cerita mengenai Beladiri Cingkrik Goning yaang dimilikinya. Menurut penutuannya bahwasanya Cingkrik tidak lah ada satu namun ada dua yakni &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Goning dan Sinan (Cina-an),&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; kedua beladiri ini pun memilik kekhasan masing-masing yang mencolok adalah bahwasanya &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Cingkrik Sinan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; tidak hanya mengandalkan teknik kekuatan fisik tapi juga ada unsure tenaga dalam serta &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;mystic,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; lain halnya dengan &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Cingkrik Goning&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; yang hanya menggunakan &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;aplikasi teknik fisik semata&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya mengandalkan kekuatan fisik Cingkrik Goning mempunyai ciri khas yang patut di perhatikan bagi mereka yang hendak mempelajarinya, yaitu dalam melatih &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;jurus atau gerakan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; harus lah di latih &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Kecepatan dan Ketepatan gerak&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; karena itu sangat mendukung pada saat pertarungan menurut pewaris Beladiri Cingkrik langsung dari Engkong Goning yang di sinyalir &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;sebagai pewaris terakhir&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; setelah gurunya wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang hendak belajar prosedurnya tidaklah sulit bahkan terjangkau biayanya bagi kalangan bawah dengan iuran perbulan yang tidak mahal, apabila serius berlatih akan mendapat pelajaran sesuai dengan kurikulum perguruan; &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Jurus dasar (1-12), Jurus bantingan (8),&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; dan dilanjutkan dengan materi Jurus sambut serta teknik jual &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;beli (serang bela) yang semuanya berjumlah 80 jurus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Pak TB. Bambang selain mengadakan pelatihan regular juga menerima murid privat tentunya bagi mereka yang hendak belajar harus mengikuti ritual penerimaan perguruan terlebih dahulu, di jamin pada aplikasi pertarungan&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt; “kalo tidak jatuh terlentang si lawan ya tengkurep”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; katanya di sambut tertawa anggota forum yang ngobrol bareng beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perkembangan pencak silat di Indonesia yang semakin kritis serta keberadaan Beladiri Betawi yang mulai terkikis dan terancam punah, Cingkrik goning pun &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;pernah mengalami kevakuman&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;selama ± 14 tahun&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; kata praktisi beladiri betawi yang telah&lt;span style="color:#ff9900;"&gt; &lt;em&gt;mendalami sejak Tahun 1966&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; ini, mempunyai harapan &lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;&lt;em&gt;“…bahwasanya generasi muda bangsa supaya lebih giat, percaya diri dan hendaknya bersedia untuk lebih menonjolkan beladiri negeri sendiri…&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;” karena tidak lain melalui generasi mudalah kelestarian pencak silat budaya bangsa Indonesia ini akan maju atau mundur nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;by : masezra danulana&lt;br /&gt;Anggota Milis SilatBogor&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115597751677448501?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115597751677448501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115597751677448501&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115597751677448501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115597751677448501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/dokumentasi-cingkrik-goning-beladiri.html' title='Dokumentasi Cingkrik Goning “Beladiri Khas yang mulai terkikis Jaman”'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115547389714332386</id><published>2006-08-13T05:08:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Pendirian Forum Pelestari dan Pecinta Pencak Silat Tradisional Nusantara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;Silaturahmi Forum Pelestari Pencak Silat Tradisional Nusantara&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Rekan-rekan sekalian sesama anggota milis atau para pengamat milis silat bogor yang terhormat... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Kemarin tepatnya pada tanggal 10 juni 2006, telah dilaksanakan pertemuan silaturahmi forum silatbogor kita tercinta di padepokan pencak silat TMII, sebagai wujud dari realisasi diskusi yang pertama yang sudah dibicarakan dalam silaturahmi silat sabeni atau sering kita sebut sebagai pertemuan pondok kelapa. Dengan dihadiri oleh kurang lebihnya 20 orang peserta milis silatbogor serta dari milis kaskus, juga dihadiri oleh beberapa senior silat terdiri dari beberapa orang pecinta dan tokoh silat selaku sesepuh dalam forum tersebut diantaranya: - &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Pak Oong Sumaryono - Master silat di Bangkok - Pak Edward - Tokoh Spesialis Silat Minang - Pak Hartono - Master silat di Vietnam - Pak H. Aziz Sya'rie- Guru Silat Cikalongan, Cianjur - Ki Sawung - Tokoh Silat Syahbandar - Babe Ali bin Sabeni- Tokoh Silat Aliran Sabeni - dll&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Selain itu pertemuan yang lebih tepat kita sebut sebagai &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Silaturahmi ke-2 milis silat Bogor 2006&lt;/span&gt; dihadiri oleh teman-teman yang mendalami beladiri lain namun tetep memiliki empati khusus untuk tetap meluangkan perhatannya pada pencak silat yang merupakan beladiri asli bangsa indonesia seperti dari Jet kundo dan jujitsu, ikut pula memberikan saran dan masukan demi tercapainya kata mufakat diantara angota forum yang hadir kemarin. Dari hasil urun rembug dari segenap peserta dalam pertemuan kemarin telah dihasilkan keputusan mengenai pembentukan dan penetapan bentuk struktur forum diskusi ini dengan memilih 2 kordinator yang memegang kepengurusan,- &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Kordinator Riset dan penelitian : Mas Eko Hadi S - Kordinator Dokumentasi oleh : Mas Eryanto Nugroho &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Selanjutnya di sepakati juga untk membuat planning awal dan untuk membuat dokumentasi pencak silat tradisional yang pertama adalah&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;em&gt; "aliran sabeni"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; yang sudah mulai berjalan, serta melakukan inventarisasi data pencak silat tradisonal khususnya aliran-aliran betawi secara bertahap namun pasti di karenakan sulitnya menemukan data yang outentik mengenai keberadaan objek observasi dalam hal ini perguruan silat betawi yang akan di teliti, pastinya butuh kesabaran dan konsistensi yang tinggi untuk mencapai hasil yang diharapkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Pertimbangan dalam pemilihan bentuk struktur seperti diatas adalah dikarenakan memungkinkan kita untuk lebih terfokus pada satu kegiatan yang real bisa di lakukan sebagai langkah awal kegiatan Forum tersebut, hal ini terkait untuk membuat lebih efektifnya dalam pengambilan keputusan dan lebih fokus pada permasalahan sedang dihadapi bersama berkaitan dengan cita-cita yang akan dicapai oleh forum pelestari pencak silat tradisional nusantara yang lebih mungkin dipecahkan dalam upaya untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat tradisional nusantara, dengan dana yang masih terbatas. Untuk itu perlu dukungan dari semua pihak yang terkait untuk mendukung tugas mulia dan cita-cita yang luhur dalam forum ini, agar sudi memberikan suport dalam bentuk apapun dengan sadar dan ikhlas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;"Dengan diawali oleh kesadaran bersama untuk menghapus semua perbedaan dan ego dalam diri kita mari kita lestarikan pencak silat tradironal warisan budaya Nusantara...." Demikian yang dapat kami laporkan .... saya Mas ezra danu lenana melaporkan dari Studio 1, Padepokan IPSI TMII, Jakarta...??? "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Caw....???" Jakarta, 10 Juni 2006 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Mas ezra danu lelana &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;081572770409 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;Realisasi pembentukan Forum Pecinta silat tradisional&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff9966;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;Suasana siang padepokan nasional Pencak silat pada tanggal 10 Juni 2006, sedikit berbeda dengan biasanya, terdapat beberapa tokoh persilatan yang selama ini malang melintang di dunia persilatan dapat ditemui dalam acara Pembentukan forum Pelestari dan Pecinta Silat Tradisional. Kehadiran mereka memberikan esensi yang cukup besar dalam perhatiannya terhadap olahraga beladiri pencak silat khususnya silat tradisional yang selama ini mulai sulit ditemukan keberadaanya, entah memang sudah tidak ada mungkin juga pindah alamat atau tidak ada penerusnya. Kemungkinan-kemungkinan tersebut sangat kuat, apalagi keterangan dari seorang pengamat pencak silat “Pak Oong Maryono” yang selama ini telah melakukan penelitian terhadap pencak silat tradisional ini, menurut beliau&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;“ silat tradisional harus menjadi asset bangsa dan mendapat perhatian oleh kita, karena jangan sampai silat tersebut menghilang tanpa jejak”.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Tentunya untuk itu perlu penggalian dan penelusuran yang sesungguhnya tidak mudah. Acara pembentukan berjalan dengan lancar dan menghasilkan koordinator yang masing-masing akan mengemban tugas dan dibantu oleh anggota lainnya, walaupun tidak terlalu formal namun acara ini cukup terbilang sukses, karena selain pembetukan forum, ditengah-tengah acara diselingi diskusi dan Tanya jawan yang ternyata sangat kritis baik isi pertanyaan maupun jawaban yang kami terima. Seolah menyadarkan kita untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan hobi yang satu ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Menggali potensi pencak silat tradisional memang berat, namun inilah tantangan yang sesungguhnya, bagaimana disaat kondisi negera yang masih belum lepas dari krisis ditambah pula minat terhadap pencak silat sangat menurun dimasyarakat Indonesia. Hal lainnya adalah bagaimana membentuk Link yang terbuka, maksudnya tidak mungkin forum ini berjalan sendiri dan menentukan arah tanpa komando tanpa dukungan dari link yang mendukungnya, link yang terpenting disini adalah IPSI dan pengemar pencak silat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Selain kuantitas diharapkan kwalitas sumber daya yang saat ini kita miliki disatukan dalam satu wadah komunitas. Inilah saatnya mulai belajar dan memberikan sedikit kemampuan yang kita miliki agar forum yang selama ini sebagai wacana, dikemudian hari akan menjadi kenyataan dan telah dibuktikan dalam pembetukannya yang didukung oleh kalangan pesilat maupun praktisi beladiri lain yang memberikan perhatian terhadap perkembangan pencak silat tradisional. Ucapan terima kasih kami ucapkan kepada Pak Ali Bin Sabeni, Pak Oong Maryono, Pak Edward, Pak Hartono, Pak H. Aziz Sya’rie, Mas Ki Sawung, Mas Eko dan Sahabat pesilat lainnya. Semoga pertemuan kemarin dapat kita tindak lanjuti dengan hasil karya yang nyata.***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ffffcc;"&gt;sumber: yanweka at&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.silatindonesia.com"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ffffcc;"&gt;www.silatindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115547389714332386?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115547389714332386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115547389714332386&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115547389714332386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115547389714332386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/pendirian-forum-pelestari-dan-pecinta.html' title='Pendirian Forum Pelestari dan Pecinta Pencak Silat Tradisional Nusantara'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115512517706541763</id><published>2006-08-09T03:59:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Aliran Harimau Langkat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/minang.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/minang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Hawa pantai terasa kuat segera kita memasuki pusat kota pesisir Sumatera Utara, Tanjungpura, Langkat. Di keramaian siang hari itu&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Bang Dudung&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ccffff;"&gt;menghentikan kendaraannya tepat di muka&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Rumah Makan Gundaling&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yang sedang ramai pengunjung dan menghampiri seraya mencium tangan dengan khitmad kepada seorang lelaki &lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/aceh.0.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;di dalam. Langsung orang-orang di sekitarnya heran dan bertanya-tanya ada apa kami orang-orang kota bertemu dengan Pak Keling, begitu julukan lelaki tadi, dan siapa sebenarnya Pak Keling itu. Tanpa memberi penjelasan lebih jauh, langsung kami keluar restoran dan singkat saja Bang Dudung menjelaskan maksud Reporter mencari keberadaan Harimau Langkat yang sangat tersohor namun sulit ditemukan. (AgusWin/08/08/06)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masih banyak tersimpan di penjuru negeri ini ilmu-ilmu silat yang tangguh serta efektif, namun sulit dijumpai begitu saja. Oleh sebab susah ditemukan, apalagi bisa dipelajari seakan ada kesan bahwa ilmu-ilmu tersebut disimpan rapat-rapat oleh para pemiliknya. Banyak alasan untuk tidak begitu saja menyebarkan ilmu-ilmu langka tersebut. Penyebab umum yang sering dijumpai rata-rata adalah penjelasan klasik. Apakah karena sangat berat untuk menekuni latihan rutin yang harus mengorbankan waktu dan biaya besar, atau memang karena tidak boleh diketahui orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Menurut dokumentasi dan catatan yang ada, di daerah pesisir Sumatera Utara, pernah terjadi sepasukan tentara pendudukan Jepang bersenjata lengkap dikalahkan hanya oleh satu orang yang ternyata kemudian dikenal dengan Harimau Langkat.&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Teknik tempur dan beladiri Jepang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;yang biasa tangguh kala itu seperti percuma tanpa guna. Para korban yang jatuh tidak meninggalkan bekas luka atau memar di tubuhnya, hanya sedikit bekas lilitan merah di leher tapi tulang-tulang leher mereka tertarik putus berlepasan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Tiga puluh tahun kemudian, pada&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;PON ke-IX tahun 1977&lt;/span&gt;,&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#ccffff;"&gt;di kelas 65-70 kg Tanding Putra juara pertamanya memiliki gaya bertanding yang unik. Bahkan oleh pesilat lain ia seperti dibilang terlalu menantang atau mungkin juga sombong. Si juara tersebut adalah Ahmad Bukhari Ramzan dari Perguruan Harimau Hijaiyah - Langkat, punya pose khas dengan membentangkan kedua tangannya satu ke atas yang lain ke bawah lebar-lebar mengundang serangan lawan setiap posisi bersiap. Dia tidak melakukan kuda-kuda seperti umumnya. Tetapi begitu lawan menyerang apakah dengan tendangan atau pukulan, langsung disambut dengan terkaman "paci" Harimau Hijaiyah atau jurus kombinasi kait dan gedor yang kuat dan cepat. Bisa pakai apa saja Ramzan melakukannya. Entah sikut, dengkul, lengan atau telapak dan tinju. Gaya lancarkan jurus silat negatif (menunggu serangan) yang disusul hujanan serangan jurus lanjutan sering terlalu merepotkan lawan-lawannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Beruntung Reporter diizinkan melihat dan mencoba teknik Harimau Hijaiyah yang sumbernya berasal dari aliran Hijaiyah,&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Si Harimau Langkat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;span style="color:#ccffff;"&gt;langsung dari sumber utamanya. Konon&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;guru besar ini telah lebih dari dua belas tahun tidak mau memperagakan ke orang lain. Berkat bantuan murid utamanya beliau akhirnya setuju dipublikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncian &lt;em&gt;"Selendang"&lt;/em&gt; Harimau Hijaiyah yang nomor berapa tidak dijelaskan oleh Pak Keling, namun begitu Reporter coba lancarkan pukulan kilat lurus pendek ke dagunya dari jarak 60 cm, ia malah maju tidak menangkis atau mengelak. Dibiarkannya serangan yang datang menyerempet dagunya. Yang tidak disangka, seluruh lengan kanan Pak Keling masuk menyelusup cepat ke leher Reporter. Entah kapan ia bergerak ke belakang, siku dalamnya langsung membelit jakun leher berbarengan dengan tendangan atas bawah ke belakang lutut. Keseimbangan Reporter hilang dalam sekejap, sementara tekanan kuat di leher terasa mematikan tidak bisa bernafas. Seluruh vertebrae (tulang belakang) meregang meninggalkan nyeri yang sangat. Mengaduh pun tidak bisa karena tercekik kuat. Bukan main.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/e5.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/e5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dua puluh lima tahun silam aliran silat Harimau Hijaiyah dari Langkat didirikan oleh&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Syarifudin bin Mohammad Kahar&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ccffff;"&gt;yang kemudian oleh penduduk setempat dikenal dengan nama Pak Keling. Awalnya Pak Keling belajar sejak usia remaja kepada&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Atuk Guru Tua&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;span style="color:#ccffff;"&gt;pendiri aliran silat Hijaiyah, Abdul Jalil Hasibuan, yang juga dikenal sebagai Harimau Langkat. Guru Tua yang tinggi ilmu agama dan silatnya ini adalah putera seorang Syekh di perkumpulan tharikat ternama&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Naksabandiyah, di Kota Pinang, Rantau Prapat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, &lt;span style="color:#ccffff;"&gt;yang bertahun-tahun&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;mengembara menghindari kejaran tentara pendudukan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dinyatakan cukup menjalankan ujian demi ujian berat, Syarifudin yang lahir di akhir tahun 1949 diberi ijazah dan diberi mandat untuk meneruskan dan menyebarkan silat aliran Hijaiyah. Sepulangnya mengikuti pertandingan silat se-ASEAN di Singapura pada bulan Februari 1974, dalam tempo enam bulan dia menggubah gerakan Hijaiyah dengan menyertakan gerakan dan teknik yang diadopsi dari “harimau”. Untuk kemudian aliran yang dikuasainya itu ditambah namanya menjadi Harimau Hijaiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah jurus Harimau Hijaiyah ada dua puluh buah, dilengkapi dengan empat kuncian dan satu kuncian emas. Nama-nama jurus sesuai huruf hijaiyah dari&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Alif, Ba, Ta seterusnya hingga Ya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kurikulum pengajarannya terbagi dua tahap. Pertama adalah tahap dasar dan menengah, mengajarkan 20 jurus-jurus dasar dan aplikasi (sebagian besar tangan kosong) umumnya dapat ditempuh selama enam bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap lanjutan, berupa pendalaman jurus dan penempaan mental. Metoda pengajaran dilakukan dengan pengawasan satu per satu oleh guru. Dalam tahapan ini mulai si guru mengajarkan jurus atau ilmunya sesuai dengan kesiapan lahir batin muridnya. Belum tentu dari lima orang murid yang ada, misalnya, menguasai ilmu yang sama. “Kalau perangai muridku masih macam orang jalanan tak mungkin ia dapat nomor kuncian tadi,” jelasnya lebih jauh. Untuk murid-murid khusus seperti dari kalangan angkatan bersenjata, pernah diajari teknik tempur dan perkelahian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/Cloth22red.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/Cloth22red.0.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/Cloth22red.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Teknik tersebut dinamakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;Tangkisan Sekilat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;“Buat apa kalian serdadu berpayah-payah lama berkelahi. Cepat pakai kunci selendang kami dan jurus tangkisan sekilat. Sebentar saja lawan kalian bisa pindah dunia,”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;kata Pak Keling mengulang apa yang pernah ia katakan pada peragaan jurus-jurusnya di depan pasukan elit Kopasgat (sekarang Paskhas AU). Dalam aplikasi berkelahi betulan (street fighting) para murid ditekankan agar tak lupa menggunakan Ci’eh Hijaiyah. Ini semacam ilmu yang terlihat pada lirikan mata yang harus mampu membaca gerakan apa yang akan dilontarkan lawan. Digunakan dalam pertandingan olahraga IPSI pun sudah dibuktikan banyak manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari lingkungan tempat ia tinggal, secara bertahap aliran Harimau Hijaiyah tersebar ke belahan utara hingga Banda Aceh dan ke negeri tetangga Malaysia. Di Banda Aceh pengajaran aliran dipusatkan di Kampus IAIN Darussalam. Di Malaysia, murid-murid utamanya tersebar di Kuala Lumpur, Johor dan Penang.&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;“Memang di aliran beladiri mana saja ada gerakan macam punya kami ini, tapi itu umumnya baru sampai Dal, belum lagi Lam Alif atau Ya,”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;paparnya lebih lanjut ketika menjelaskan bandingan Harimau Hijaiyah dengan beladiri lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Di samping para murid utama yang meneruskan ilmu perguruannya Pak Keling kini sudah menyiapkan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Eddy Syahputra&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, putera sulungnya, sebagai pewaris.***&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/sjb5.gif"&gt;&lt;/a&gt;Alamat : Bpk. Syarifudin bin Mhd. Kahar&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;Jl. Jurung, Tanjungpura, Kabupaten Langkat,Sumatera Utara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : 1. Majalah Jurus No.20 / Th.I / Juni 2000&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.silatindonesia.com"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#99ffff;"&gt;www.silatindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ccffff;"&gt;3. Picture by mas ezra&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115512517706541763?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115512517706541763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115512517706541763&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115512517706541763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115512517706541763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/aliran-harimau-langkat.html' title='Aliran Harimau Langkat'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115477677312866618</id><published>2006-08-05T03:43:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>Figure 5 Benua, 4 Samudera</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;blockquote id="ed484c57"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;“GReMiSan” (Gendu-Gendu Rasa Malam Kemis-an); (1)&lt;strong&gt;Figure 5 Benua , 4 Samudra&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/e2.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/e2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;“Tidak hanya local atau regional namun sudah internasional, perjalanan pencak silat merentang waktu semakin jauh melebihi batas cakrawala pandang mata kita.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;PondokKlapa, 2 Agustus 2006&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ungkin pantas menjadi sebuah kebanggaan serta mengurangi rasa cemas bahwasanya pencak silat yang kita miliki tidaklah punah di makan zaman, ternyata masih ada pecintanya yang terus berusaha mengembangkan dan melestarikannya walau tinggal segelintir saja.&lt;br /&gt;Belum hilang dalam ingatan kita saat sebuah opini dan pandangan di satukan untuk membentuk satu tujuan bersama demi kepentingan bersama, tidaklah mudah dibayangkan menyatukan sebuah visi dan pandangan yang berbeda dari individu yang berbeda dan sangat beragam baik status social, gaya hidup serta kepribadian. Namun semua itu tidak terlalu nampak di temui dalam acara pembentukan forum yang beranggotakan praktis sekaligus pecinta silat baik yang masih tradisional ataupun yang telah beradaptasi dalam moderenisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Eksistensi, Komitment, Semangat, dan percaya diri,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; adalah sebagian bekal yang dibutuhkan untuk sebuah organisasi yang baru lahir dan masih dalam tahap asuhan apalagi lahir tidak hanya asal lahir namun terlahir di tengah kompleksitas dan perubahan generasi suatau bangsa yang sedang berkembang.&lt;br /&gt;Hal ini patut di persiapkan dan harus tersosialisasi secara lebih mendekat sesuai sasaran terhadap kader-kadernya sendiri sebagai contoh dalam kader Forum Pecinta Dan Pelestari Pencak Silat Tradisional (P2PST), sebuah wadah yang resmi didirikan beberapa waktu lalu di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya jelas, supaya organisasi yang telah di bentuk tidaklah menjadi sebuah wadah dengan nama megah lalu sesaat hilang tanpa kabar, tetapi diharapkan menjadi organisasi yang besar , kreatif dan tetap eksis dan terus bersemangat berkarya, terlebih memiliki peran ganda di tengah masayarakat yaitu selain menjalankan program organisasi namun juga dapat menjadi obor bagi masayarakat untuk mentransfer sebuah ilmu pengetahuan untuk berperanserta membantu meningkatnkan SDM organisasi ataupun masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/60.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/60.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Icon 5 Benua, 4 Samudera&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama tinggal di negeri orang dengan berbagai kultur serta tradisi masyarakat yang berbeda termasuk beladiri khasnya tidak membuat &lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;&lt;strong&gt;Oong Sumaryono&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; lupa akan tanah leluhurnya Indonesia. Beberapa hari lalu, Master pencak silat yang telah lama malang melintang hampir sekeliling dunia ini hadir kembali dalam lawatan yang ke dua setelah sebelumnya turut hadir dan menjadi penasehat dalam acara pendirian Forum Pelestarian Pencak Silat Tradisional, kali ini beliau hadir di &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Gremisan” (Gendu-gendu rasa malam kamis) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;forum tersebut, yang sementara berbasis di Perumahan Komplek Karyawan DKI Pondok Klapa ( rumah Sdr. Eko selaku kordinator organisasi).&lt;br /&gt;Dalam Silaturahmi ini beliau memang menyempatkan diri untuk memberikan wejangan di acara yang menjadi jadwal rutin forum berkaitan dengan program pelatihan main pukulan aliran Sabeni, Tanah abang yang sudah berjalan sejak forum tersebut didirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu figure yang merupakan icon pendorong forum P2PSN ini meberikan wejangan sekaligus menyatakan dukungan moril untuk tetap berada di belakang organisasi yang mempunyai Visi dan Misi untuk melestarikan Pencak silat tradisional, termasuk di dalamnya memberikan saran untuk mengelola pencak silat agar terus di lestarikan dan di kembangkan bersama. Dalam hal ini, forum tetap sebagai jembatan pembantu bagi para pewaris pencak silat tradisional yang memang telah menyatakan kesediaannya untuk mengembangkan pencak silat keluar lingkungan tempat tinggal asalnya secara nyata, terbuka dan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana pertemuan Lamisan memang lain dari biasanya selain dihadiri mantan juara pencak silat legendaris duna yang juga mendapat gelar &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Dan-3” Tae Kwon Do,&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; di tambah lagi kehadiran 2 (dua) pesilat dari Amsterdam ( ) turut meberikan semangat latihan, diskusi, sekaligus studi banding mengenai metode pengajaran pencak silat Indonesia-belanda. Cara mereka menganalisa gerakpun mebuat anggota forum yang hadir tersenyum dan timbul satu niat sama, ada yang perlu diadopsi disana, untuk memperbaiki kekuarangan pada metode pembelajaran terutama, menjadi simpati tersendiri saat salah satu dari pesilat bule itu mengatakan bahwa dirinya telah mengenal silat selama 20 tahun ketika ada anggota forum yang iseng bertanya dan di terjemahkan dalam bahasa Belanda.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Ketika kita mebicarakan &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;Silat Maniac&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; pasti terbesit figure seorang &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;murid utama atau murid kesayangan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/strong&gt;hal itu memang tidak asing pada perguruan pencak silat tradisional, selain itu metode pelatihan system tuntun dalam juga menjadi cirri khas tersendiri disana. Tapi disayangkan pada silat tradisonal yakni miskinya keterbatasan falsafah jurus yang di ajarkan, apalagi pada orang lain sedangkan pada murid utamanya pun belum tentu diberikan separuh dari keseluruhan jurus yang di ajarkan. Padahal orang yang belajar satu jurus dengan mengetahui falsafah jurusnya akan lebih berguna di banding yang banyak belajar tetapi tidak tau makna dan peranan jurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kurangnya falsafah yang di kupas, pemberian nama pada setiap gerak dan jurus sangat di perlukan untuk memudahkan pemahaman dalam mengingat gerakan yang diterima dari guru (pelatih) bagi siswanya, maka sebaiknya kekurangan itu perlu kita perbaiki seperti dengan jalan; melakukan pendataan pada setiap gerakan pencak, menyusun data base lalu, membuat semacam uraian dan combain dari semua gerak yang telah di data agar memudahkan dalam menganalisa fungsi dan gerakan pada pencak silat tardisional, tentunya dalam hal ini peran laboratorium teknik pencak silat sangat di perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan ini di harapkan dapat terus meberikan terobosan bagi pencak silat, penelitian dan pengembangan agar pencak silat kita dapat terus di lestarikan setidaknya sampai ke 5(lima) &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Benua, dan 4(empat) Samudera&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;by MsEzraDanuLelana/08/06) &lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/IMG_0159.4.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/IMG_0159.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;JembatanSilaturahmiPesilat Indonesia&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.silatindonesia.com(SitusUtama)http://www.silatindonesia.com/pustaka/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.silatindonesia.com(SitusUtama)&lt;a href="http://www.silatindonesia.com/pustaka/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.silatindonesia.com/pustaka/&lt;/a&gt;&lt;/a&gt; (Archive Milis)&lt;a href="http://www.silatindonesia.com/forum/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.silatindonesia.com/forum/&lt;/a&gt;(Webforum)&lt;a href="http://silatbogor.multiply.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://silatbogor.multiply.com&lt;/a&gt; (Blog Foto)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://silat.4-all.org/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://silat.4-all.org&lt;/a&gt; (Milis)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115477677312866618?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115477677312866618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115477677312866618&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115477677312866618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115477677312866618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/08/figure-5-benua-4-samudera.html' title='Figure 5 Benua, 4 Samudera'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115425023088689144</id><published>2006-07-30T01:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:08:47.684-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silat Article'/><title type='text'>HUT KPS Nusantara Ke-38</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ccccff;"&gt;&lt;strong&gt;Diskusi Pencak Silat Mendunia Memeriahkan, Hari Ulang Tahun KPS Nusantara&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/e3.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/e3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Jakarta(28/07/06),&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;P&lt;/strong&gt;eringatan hari Ulang Tahun KPS Nusantara hari ini di tandai dengan dengan sambutan Ketua Umum KPS Nusantara Bpk. Haryono Isman, selaku &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Key Note&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Speaker yang disambut dengan antusias oleh para hadirin dan para udangan serta tamu kehormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari jadi yang ke-38 ini turut di hadiri oleh beberapa tokoh pencak silat baik dari Keluarga KPS Nusantara sendiri maupun dari para pembesar IPSI dan juga tokoh pencak silat senior seperti Bapak Oong Sumaryono, Bapak Hatono (mantan pelatih silat di Vietnam), Bapak Harsoyo (Wakil dari salah satu peguruan histories), Dr. Ir. Indra Jati Sidi, dan para petinggi dari jajaran IPSI serta KPS Nusantara sejabotabek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukuran yang diadakan hampir seharian, kali ini ditambahkan acara penyematan Sabuk Kehormatan selaku Pembina Kehormatan KPS Nusantara oleh pendiri &lt;em&gt;(Bp. Hadi Mulyo, Dr. Djoko Waspodo &amp; Dr. Rachmadi)&lt;/em&gt; di dampingi Ketua Umum, kepada &lt;em&gt;Bp. H. Edy M. Nalapraya (Pesiden IPSI), Bp. H. Rustady Efendy, Bp. H. Harsoyo. &lt;/em&gt;Pada acara ceremonial ini Bp. H. Edy M. Nalapraya mendapatkan sekaligus 2 (dua) penghargaan dari KPS Nusantara yang selanjutnya penghargaan di berikan kepada Bp. Arjo Damoko, Alm. MR. Wongsonegoro, Alm. Bp. Tjokro Panolo, Alm. Bp. Rahmat Suronagoro, Alm. Bp. Marijun Sudirohadipojo, dan yang terakhir adalah Bp. Hadi Kusumo, oleh Ketua Umum KPS Nusantara Pusat, DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemeriahan acara berlanjut dengan Atraksi pencak silat oleh anggota KPS Nusantara Junior dari padepokan KPS Nusantara se-Jabotabek, meski terlihat masih muda para pesilat yang notabenenya pelajar itu sangat atraktf dan mahir dalam memperagakan berbagai jurus khas dari perguruan baik tangan kosong maupun yang bersenjata. Dengan di iringi musik orkestra melayu acara ini sangat menghibur sekaligus memukau para tamu undangan yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tantangan Baru Perkembangan Pencak Silat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/e4.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/e4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selain syukuran, pada acara tersebut diadakan sarasehan dan diskusi sekaligus dari kurang lebih 4 (empat) pembicara diantaranya wakil dari PB.IPSI, Dr. Ir. Indra Jati Sidi, Bp H. Harsoyo selaku wakil salah satu perguruan Histories di Indonesia, serta &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;Oong Maryono&lt;/span&gt; yang mengangkat topik &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;"Perbandingan, Pengembangan, dan Pembinaan Pencak Silat Dunia",&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; juga ikut manambah hangat suasana ruang meeting di hotel ball room Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pesentase yang cukup singkat Bp.Oong Maryono memberikan maping kedepan bagaimana pencak silat dapat dikembangkan dan dikenal di negara tetangga seperti; &lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;em&gt;Singapore, Malaysia, Filippina, Thailand, Vietnam, Jepang, Korea serta beberapa di Eropa dan Amerika&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Pencak silat yang dikenal sebagai budaya local dan ada pula yang memiliki ikatan sejarah pada setiap prestasi pesilatnya pada setiap event regional selalu menjulang, juga dikenal oleh masyarakat pecinta beladiri. Disisi lain pencak silat di kenal sebagai cabang ilmu beladiri yang baru di promosikan di percaturan beladiri masayarakat dunia sangat menyambut dengan sangat antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tidak mungkin dalam upaya penyebaran dan memperkenalkan pencak silat menembus dunia dari peringkat local, regional dan Internasional harus dilakukan secara terus menerus dan konsisten. Misalnya, pada peingkat local di negara eropa bersatu pencak silat di promosikan oleh masing-masing perguruan, club, sekolah dan gym, festifal youth summer sport progam di luar negeri, juga beberapa pertunjukan serupa baik sport dan seni budaya yang biasa dijadikan&lt;br /&gt;ajang untuk mempromosikan pencak silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi hal yang patut kita cermati bahwasanya dalam Visi,misi kita membawa pencak silat ke seluruh dunia atau go international, tepatnya di era globalisasi pasti menjadi tantangan baru untuk kita semua terutama hak cipta yang menjadi nilai ekonomis sangat perlu dipikirkan untuk bisa melindungi budaya kita dari pihak lain yang sebenarnya kurang berhak, serta masalah yang mungkin juga akan timbul dari merebaknya media promosi cyber net yang sulit termonitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada diskusi tersebut, pembicara yang juga sebagai mantan juara Olympiade Pencak Silat pada &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;5 (lima) periode&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; berturut-turut dan juga selaku paktisi yang mengembangkan pencak silat di asia, eropa dan amerika. Mengajak kita untuk mempersiapkan diri dalam mengantisipasi tantangan-tantangan baru dalam hal, perlunya mengadakan pendekatan agar dapat menutupi kesenjangan social diantara negara-negara tetangga sekaligus meningkatkan kwalitas sesuai dengan kondisi setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka diperlukan adanya &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;"dual approach"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; atau pendekatan ganda seperti;&lt;br /&gt;1. Untuk negara-negara di mana pencak silat sudah maju dan pencak silat dapat menyebar dengan sendirinya, yang pelu di utamakan oleh pihak Indonesia adalah meningkatkan kwalitas pesilat dan organisasinya dengan pelunya mengirimkan pelatih-pelatih yang berkwalitas, untuk dapat mengadakan pelatihan nasional bekeja sama dengan organisasi nasional setempat.&lt;br /&gt;2. Untuk negara-negara yang pesilatnya belum maju kita harus focus untuk memperkenalkan kembali memperkenalkan pencak silat dan membantu menghidupkan organisasi pecak silat nasional di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu disamping banyaknya kendala yang pelu dibicarakan dan di pecahkan bersama yang paling penting menurut pembicara adalah bagaimana kita bias mempersiapkan diri dalam melakukan tugas yang begitu komplek. Oleh karenanya, beliau menambahkan; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ccccff;"&gt;"…yang paling mendesak untuk menjawab tantangan dunia adalah meningkatkan SDM insan pencak silat&lt;br /&gt;Indonesia itu sendiri".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;&lt;em&gt;Selamat Hari Ulang Tahun Ke-38 KPS Nusantara, Semoga makin eksis dan terus konsisten dalam upaya melestarikan serta mengembangkan pencak silat mendunia…!!!!.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;ÓBy ezrapurnama danu lelana&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/e1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/200/e1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115425023088689144?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115425023088689144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115425023088689144&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115425023088689144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115425023088689144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/07/hut-kps-nusantara-ke-38.html' title='HUT KPS Nusantara Ke-38'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115150404219002884</id><published>2006-06-28T07:12:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:09:16.834-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Koleksi'/><title type='text'>Silat Video Klips</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/1600/j3.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7979/3183/320/j3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;strong&gt;Open it:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://video.google.com/videoplay?docid=-3261171886224604068&amp;q=silat"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://video.google.com/videoplay?docid=-3261171886224604068&amp;amp;q=silat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115150404219002884?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115150404219002884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115150404219002884&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115150404219002884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115150404219002884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/06/silat-video-klips.html' title='Silat Video Klips'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29798084.post-115081205709376389</id><published>2006-06-20T06:52:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T23:09:16.835-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Koleksi'/><title type='text'>Hantu......gentayangan....!!! Hi.....</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=teveEK2XIQo&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=teveEK2XIQo&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=2186x8SZn9Q&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=2186x8SZn9Q&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=ZsL-Nr9hjtw&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=ZsL-Nr9hjtw&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=4Qd7v0cTtb8&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=4Qd7v0cTtb8&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=WFYqMsff_vo&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=WFYqMsff_vo&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=vj1nO7dO6Q8&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=vj1nO7dO6Q8&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=x1XJP-Es8rM&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=x1XJP-Es8rM&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=MH7EinGiyFU&amp;search=hantu" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=MH7EinGiyFU&amp;amp;search=hantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://youtube.com/watch?v=raGw7mCymW8&amp;search=siksa%20kuburhehe" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://youtube.com/watch?v=raGw7mCymW8&amp;amp;search=siksa%20kuburhehe&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Lo pada musti liat tuh video temen2 dr kaskus, he....jgn takut yah....n...siap berpelukan...&lt;br /&gt;Yo...!!! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;""" Semua yang tercatat, pastilah jadi sejarah hidup...semua yang tertuang pastilah jadi kenangan masa lalu...entah itu pahit atau indah...jangan lah menjadi sesal hanya sebagai warning dalam menjalani hidup selanjutnya...
Kadang manusia memang belom sadar saat dirinya jatuh atau di kejar nafsu...padahal manusia hidup didunia pastilah akan menekukan dua hal saja...yaitu senang...dan susah..""""
....................................bye....................................................................................&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29798084-115081205709376389?l=lembahlawe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lembahlawe.blogspot.com/feeds/115081205709376389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29798084&amp;postID=115081205709376389&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115081205709376389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29798084/posts/default/115081205709376389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lembahlawe.blogspot.com/2006/06/hantugentayangan-hi.html' title='Hantu......gentayangan....!!! Hi.....'/><author><name>Mas Ezra Danu Lana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14820294531721052102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_hfmgt0GSz1M/SNX0ikA-WhI/AAAAAAAAAAg/n00P9wBPruc/S220/AA+1069.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
